Dark/Light Mode

Tahun Baru Hijriah, Menag Ajak Umat Islam Refleksi Makna Hijrah

Jumat, 27 Juni 2025 13:35 WIB
Menag Nasaruddin Umar pada peringatan 1 Muharam tingkat kenegaraan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (26/6/2025).
Menag Nasaruddin Umar pada peringatan 1 Muharam tingkat kenegaraan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (26/6/2025).

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak umat Islam menjadikan 1 Muharram 1447 H sebagai momentum hijrah dan refleksi diri menuju kehidupan yang lebih bermakna. 

Menurutnya, peringatan Tahun Baru Islam bukan sekadar seremoni, tapi harus menjadi titik tolak perubahan menuju pribadi yang lebih baik.

“Sepertinya tidak ada artinya kita memperingati Muharraman, kalau terjadi degradasi kualitas individu umat,” tegas Menag dalam acara peringatan 1 Muharam tingkat kenegaraan yang bertema Peaceful Muharram Damai Bersama Manusia dan Alam, yang digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (26/6/2025).

Baca juga : Maung Bandung Menanti Aksi Hehanussa Bersaudara

Menag menekankan, bahwa semangat hijrah perlu dimaknai secara mendalam sebagai upaya pembenahan diri secara spiritual, sosial, dan moral. 

“Ini adalah momen untuk evaluasi dan transformasi diri. Kita harus terus memperbaiki kualitas hidup dan keimanan kita,” tambahnya.

Imam Besar Masjid Istiqlal ini menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak dalam menyemarakkan peringatan 1 Muharram. 

Baca juga : Perayaan Yesus Kristus, Menag Ajak Umat Kristiani Bersama Bangun Bangsa

“Peringatan Muharram tahun ini berbunga-bunga. Tentu tidak boleh kalah dengan tahun miladiyah,” ucap Menag dikutip laman kemenag.

Dia juga berharap momentum Tahun Baru Islam ini membawa dampak positif bagi perdamaian global, terutama di kawasan Timur Tengah yang masih dilanda konflik.

“Semoga Allah benar-benar memberikan ketukan hati yang kuat kepada jiwa-jiwa dan pikiran-pikiran para pihak yang sedang berkonflik di kawasan Timur Tengah, sehingga dunia dapat menyaksikan betapa indahnya kedamaian dan persahabatan,” tutur Menag menutup sambutannya.

Baca juga : KH Said Aqil Ajak Umat Islam Hidupkan Kembali Tradisi Mubasyirat

Dalam kesempatan sama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti menegaskan,  bahwa hakikat hijrah adalah transformasi perilaku menuju arah yang lebih baik. 

“Hijrah berarti meninggalkan perbuatan-perbuatan yang tercela menuju perbuatan dan akhlak yang mulia,” ujarnya.

Sebagai informasi, Kementerian Agama akan melanjutkan rangkaian peringatan Muharram melalui berbagai kegiatan, antara lain Peaceful Muharram bersama Gen Z, Nikah Massal, Lebaran Yatim dan Difabel, Gerakan Sadar Pencatatan Nikah (Gas Nikah), serta Konferensi Internasional Islamic Eco-Theology for the Future of the Earth (ICIEFE).
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.