Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bereskan Masalah Sampah
Tito Dorong Pemda Aktif Dukung Program PSEL
Sabtu, 4 Oktober 2025 06:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) aktif mendukung pelaksanaan program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Dukungan itu dapat diwujudkan melalui pembentukan sistem pengumpulan sampah sejak dari hulu, serta penyediaan lahan untuk pembangunan dan operasional PSEL.
Menurut Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, sistem pengumpulan sampah di tingkat hulu bisa dimulai dengan penyediaan bak-bak sampah di lingkungan masyarakat. Sampah yang terkumpul diangkut melalui sistem transportasi hingga ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Setibanya di TPA, Pemda juga harus memastikan ketersediaan lahan untuk pembangunan dan pengoperasian insinerator sampah sebagai bagian dari fasilitas PSEL. Dalam hal ini, Pemda diminta gencar mensosiali sasikan manfaat dan fungsi tek nologi tersebut, agar masyarakat memahami pentingnya program ini.
Mantan Kapolri itu menjelaskan, program PSEL merupakan peluang baik bagi Pemda. Selain akan membantu mengurangi sampah, juga menghasilkan energi listrik.
Baca juga : Hari Ini Buka Pendaftaran Calon Ketua, Golkar Bengkulu Siap Gelar Musda
“Nah, ini opportunity. Kami sampaikan kepada teman-teman kepala daerah opportunity yang diberikan Pemerintah untuk diselesaikan,” ujarnya di Jakarta, Jumat (3/10/2025).
Untuk mendukung suksesnya program PSEL, Tito akan menugaskan Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri Safrizal ZA dan Dirjen Bina Pem bangunan Daerah (Bangda) Kemendagri Restuardy Daud mengawal langsung program tersebut.
Mereka akan memperkuat kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup, khususnya memastikan kesiapan sejumlah Pemda untuk mendukung PSEL.
Tito juga menekankan, volume timbunan sampah yang awalnya bermuara di TPA harus diubah menjadi seminimal mungkin sampai di TPA melalui proses Reduce, Reuse dan Recycle (3R) oleh masyarakat. “Dengan berbasis hulu ke hilir ini sampah berkurang, sampai ke TPA itu sedikit,” tandasnya.
Baca juga : Kisruh Di Markas PPP, Kubu Mardiono Ngajak Kubu Agus Rukun Lagi
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengatakan, pihknya akan menerapkan strategi Pemerintah Pusat dalam pengelolaan sampah, yakni PSEL. Pasalnya, TPA Terjun sudah kelebihan kapasitas pada 2029. Tumpukan sampah yang kian membesar harus segera ditangani.
“Jika strategi PSEL ini berjalan baik, mudah-mudahan tumpukan sampah di TPA Terjun bisa berkurang. Mulai dari pengelolaan sampah baru hingga pembuangan akhir,” harapnya.
Rico mengatakan, Pemerintah Pusat sudah berkomunikasi mendorong pembangunan PSEL di TPA Terjun. Ini tercermin dari dipanggilnya perangkat Pemkot Medan untuk mendapatkan paparan mengenai PSEL.
“Ini sejalan dengan upaya kita dalam pengelolaan sampah di TPA Terjun. Kita bersyukur pemerintah pusat memberi perhatian terhadap persoalan ini,” ucapnya.
Baca juga : BSN Targetkan Nasabah Makin Berkah Sejahtera
Terkait wacana pem bangunan TPA Regional, Rico segera membuka komunikasi dengan Pemkab Deli Serdang.
“Namun, kita tetap menunggu arahan pemerintah pusat soal PSEL ini,” ujarnya. SSL
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Sabtu, 4 Oktober 2025 dengan judul "Bereskan Masalah Sampah Tito Dorong Pemda Aktif Dukung Program PSEL"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya