Dark/Light Mode

Prabowo Bertemu Dasco & Sejumlah Menteri, Bahas Pangan, LPG Hingga Geopolitik

Rabu, 4 Maret 2026 18:40 WIB
Presiden Prabowo dalam pertemuan dengan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco dan sejumlah menteri di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/2/2026). (Foto: IG Setkab)
Presiden Prabowo dalam pertemuan dengan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco dan sejumlah menteri di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/2/2026). (Foto: IG Setkab)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menerima Wakil Ketua DPR RI Prof. Sufmi Dasco Ahmad, didampingi sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih: Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Melansir akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, dalam pembicaraan tersebut, Presiden menerima aspirasi dari DPR melalui Wakil Ketua DPR.

"Pertemuan ini membahas isu-isu terbaru di masyarakat, antara lain kesiapan pasokan dan harga bahan pangan, pelaksanaan stimulus ekonomi, ketersediaan cadangan minyak dan gas LPG menjelang Hari Raya Idul Fitri, serta isu terkait situasi geopolitik di dalam dan luar negeri," papar Sekretariat Kabinet. 

Baca juga : Dialog Kenegaraan Prabowo: Simbol Persatuan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global

Sebelumnya, pada Selasa (3/3/2026), Presiden Prabowo menggelar pertemuan dengan para tokoh bangsa yang dihadiri Presiden dan Wakil Presiden terdahulu, Menteri Luar Negeri terdahulu, dan sejumlah Ketua Umum Partai Politik.  Pertemuan tersebut menjadi forum dialog strategis untuk membahas perkembangan geopolitik global, khususnya eskalasi konflik di Timur Tengah.

Mantan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda yang hadir dalam forum tersebut mengatakan, pertemuan tersebut tidak hanya membahas  aspek keamanan dan perdamaian dunia, tetapi juga potensi dampak ekonomi yang luas.

“Kami tidak hanya membahas implikasi terhadap keseluruhan masalah keamanan dan perdamaian dunia, tetapi juga potensi efek perang terhadap ekonomi dunia khususnya yang menyangkut suplai minyak dan gas," papar Hassan.

Baca juga : Gubernur Sultra Dan Sulsel Bertemu Mendagri, Bahas Pemanfaatan Pulau Kawi-Kawia

"Kita berhitung semua efeknya, termasuk mengkalkulasi dampak yang ditimbulkan dari lamanya perang," imbuhnya.

Soal Board of Peace 

Terkait Board of Peace (BoP), Hassan mengatakan pembahasan tetap dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan terbaru.

“Kita bahas, tapi juga dalam konteks perkembangan mutakhir, apakah perang yang berkecamuk di Iran ini akan melemahkan posisi dan mandat BoP. Kita akan berhitung lagi dari sisi itu,” ujar Hassan.

Baca juga : Prabowo: Pertemuan Perdana Board of Peace Bahas Kelanjutan Perdamaian Gaza

 

 

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.