Dark/Light Mode

Kembalikan Kepercayaan Rakyat

Pemerintah Benahi Total Program MBG

Rabu, 22 Juli 2026 07:00 WIB
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari. Foto: Tangkapan Layar YouTube Badan Komunikasi Pemerintah RI
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari. Foto: Tangkapan Layar YouTube Badan Komunikasi Pemerintah RI

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah terus membenahi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat. Memasuki tahun ajaran 2026/2027, evaluasi menyeluruh dilakukan mulai dari kualitas bahan pangan, proses pengolahan, hingga distribusi makanan untuk memastikan program berjalan lebih aman, berkualitas dan tepat sasaran.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari mengatakan, tahun ajaran baru menjadi momentum bagi pemerintah melakukan pembenahan secara serius terhadap pelaksanaan MBG.

Qodari memastikan, berbagai kendala yang muncul pada tahap awal program dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki sistem ke depan.

“Di tahun ajaran baru ini kami serius berbenah. Setiap masukan, kritik, bahkan air mata yang sempat jatuh, tidak kami abaikan begitu saja. Segala hal yang terjadi di lapangan kami jadikan cermin besar untuk berbenah diri,” kata Qodari dalam keterangannya dikutip, Selasa (21/7/2026).

Menurut Qodari, pemerintah bertanggung jawab memastikan setiap porsi makanan yang diberikan kepada peserta didik memenuhi standar keamanan dan kualitas.

Karena itu, pengawasan diperketat di seluruh rantai pelaksanaan program. Mulai dari pemilihan bahan baku hingga penyajian makanan.

Baca juga : Tindakan Main Hakim Sendiri Bertentangan Dengan Hukum

“Kami ingin memastikan ke depan, setiap piring makanan yang tersaji di meja belajar anak-anak kita adalah makanan yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga aman, bersih, sehat dan penuh dengan kasih sayang,” tegasnya.

Menurutnya, pemerintah juga telah memperbaiki mekanisme kerja di lapangan dengan memperkuat pengawasan terhadap kebersihan dapur, kualitas pangan, serta transparansi proses pelaksanaan MBG.

Qodari menegaskan, upaya perbaikan ini dilakukan untuk membangun kembali kepercayaan para orang tua.

Dia menilai, keberhasilan program tidak cukup hanya dengan menyampaikan komitmen, tetapi harus dibuktikan melalui perubahan yang dirasakan langsung oleh siswa setiap hari.

“Kami ingin membangun kembali kepercayaan ayah dan ibu di rumah. Bukan sekadar lewat janji-janji manis, melainkan lewat perubahan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh anak-anak kita setiap hari,” ucapnya.

Qodari melihat MBG bukan hanya program pemberian makanan, tetapi investasi jangka panjang untuk mencetak generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan kompetitif.

Baca juga : Gerindra Serius Perjuangkan Subsidi Transportasi Wilayah 3T

Dengan pemenuhan gizi yang baik, anak-anak diharapkan memiliki kemampuan belajar yang lebih optimal, energi untuk berkreasi, serta pertumbuhan fisik yang mendukung cita-cita menjadi generasi unggul.

“Kita sedang menanam benih-benih unggul. Dengan gizi yang cukup, anak-anak akan memiliki fokus tajam untuk belajar, energi yang cukup untuk berkreasi, dan tubuh kuat untuk tumbuh menjadi generasi pemenang yang siap bersaing dengan bangsa lain di dunia,” jelasnya.

Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat jajaran pimpinan melalui pelantikan sejumlah pejabat tinggi madya atau eselon I yang dipilih berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat SDM dan mempercepat pembenahan kelembagaan BGN, khususnya dalam penyelenggaraan program MBG.

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan, kehadiran wajah-wajah baru di jajaran pimpinan diharapkan mampu memperkuat organisasi, sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan program MBG.

“Kami sangat senang dengan hadirnya pimpinan baru di BGN. Penguatan SDM ini sangat penting bagi BGN. Presiden telah menetapkan pengangkatan para pejabat melalui Keppres dan kami membutuhkan tim yang solid untuk terus memperbaiki BGN, serta memastikan program berjalan semakin baik,” kata Agustina dalam konferensi persnya, Kamis (21/6/2026).

Baca juga : Hadapi Verifikasi Peserta Pemilu, PBB Sumsel Percepat Pembentukan DPC-PAC

Adapun pejabat tinggi madya BGN yang dilantik terdiri atas Lili Khamiliyah sebagai Sekretaris Utama, Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea sebagai Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola, Zainuri sebagai Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran, Mariman Darto sebagai Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama, serta Ketut Sumedana sebagai Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan.

Dengan formasi baru tersebut, BGN optimistis pembenahan tata kelola organisasi dan penguatan pelaksanaan program MBG dapat berjalan lebih cepat, efektif dan akuntabel. KPJ

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Rabu, 22 Juli 2026 dengan judul "Kembalikan Kepercayaan Rakyat Pemerintah Benahi Total Program MBG"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.