Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Polri Dinilai Jadi Pilar Pemerintahan Prabowo-Gibran Tangani Karhutla
- Saddil Ramdani Dipinjamkan Persib ke Persebaya
- Pramono Ingin Turunkan Hujan Di Jakarta Untuk Hilangkan Abu Vulkanik
- Ahli ITB Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik Anak Krakatau Bagi Kualitas Air Dan Tanah
- El Nino Dan Erupsi Gunung, Prabowo Salurkan Bantuan Beras Hingga Akhir Tahun
Ketua KPK Setyo Budiyanto Raih Penghargaan Alumni Distinguished ILEA
Sabtu, 5 September 2026 19:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Komitmen dan kiprah profesional Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto dalam penegakan hukum mendapat apresiasi dari komunitas International Law Enforcement Academy (ILEA) Bangkok.
Apresiasi tersebut diberikan dalam 2026 ILEA Bangkok Alumni Reception di The Langham Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Setyo hadir sebagai Guest of Honor sekaligus menerima commemorative plaque dari ILEA Bangkok dan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta.
Penghargaan diberikan sebagai bentuk penghormatan atas pencapaian Setyo sebagai salah satu alumni ILEA yang dinilai distinguished dan successful.
ILEA juga menyebut Setyo sebagai salah satu alumni yang merepresentasikan nilai profesionalisme, integritas, dan kepemimpinan yang menjadi bagian penting dari komunitas ILEA.
Baca juga : Menteri Koperasi, OC Kaligis hingga Jurnalis Raih Sudut Pandang Award 2026
Plakat penghargaan diserahkan Acting Deputy Chief of Mission Kedutaan Besar AS untuk Indonesia, Aqueelah T. Johnson, bersama Program Director ILEA Bangkok, Robert Sommerville.
Setyo mengatakan, penghargaan tersebut menjadi apresiasi sekaligus pengingat untuk terus menjaga nilai profesionalisme, integritas, dan kepemimpinan dalam menjalankan amanah penegakan hukum.
“Penghargaan ini menjadi apresiasi yang baik sekaligus pengingat bahwa integritas, profesionalisme, dan kepemimpinan merupakan nilai yang harus terus dijaga dalam menjalankan amanah penegakan hukum. Lebih dari itu, jejaring yang dibangun melalui komunitas ILEA menjadi modal penting untuk memperkuat kerja sama internasional dalam pemberantasan korupsi,” ujar Setyo.
Kehadiran Setyo dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat hubungan dan jejaring profesional antara KPK dengan komunitas ILEA serta mitra penegak hukum internasional.
Rangkaian kegiatan diawali dengan information sharing session yang berlangsung pukul 12.30–16.30 WIB.
Baca juga : PLN Indonesia Power Borong 6 Penghargaan EBTKE 2026
Sesi tersebut diikuti para alumni ILEA, termasuk empat alumni dari KPK, dengan menghadirkan perwakilan Internal Revenue Service (IRS), Federal Bureau of Investigation (FBI), dan Drug Enforcement Administration (DEA) Amerika Serikat.
Sejumlah isu strategis dibahas dalam sesi tersebut, antara lain investigasi kejahatan keuangan, financial and cyber crimes, international public corruption, pencucian uang, kejahatan yang berkaitan dengan aset kripto (cryptocurrency), serta penguatan kerja sama internasional dalam penegakan hukum.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan 2026 ILEA Bangkok Alumni Reception yang mempertemukan alumni ILEA dari berbagai instansi di Indonesia, pimpinan ILEA Bangkok, perwakilan Kedutaan Besar AS di Jakarta, serta perwakilan lembaga penegak hukum AS.
Selain Setyo, KPK turut diwakili Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar Komisi dan Instansi KPK Kartika Handaruningrum serta alumni ILEA dari KPK lainnya, yakni Kiki Fauzia Bidari, Edy Kurniawan, Arend Arthur Duma, dan Ika Kusriyani.
Bagi KPK, forum tersebut memiliki arti strategis di tengah karakter tindak pidana korupsi yang semakin kompleks dan dapat melibatkan lintas wilayah maupun yurisdiksi.

Baca juga : AS-Indonesia Perangi Kejahatan Lintas Negara
Pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan informasi dengan komunitas penegak hukum internasional dinilai penting untuk memperkuat kapasitas serta respons terhadap kejahatan yang semakin dinamis.
“Korupsi tidak mengenal batas wilayah. Karena itu, penegakan hukumnya juga membutuhkan jejaring dan kolaborasi yang mampu melampaui batas yurisdiksi. Forum seperti ILEA menjadi ruang penting untuk membangun koneksi, bertukar pengalaman, dan memperkuat kerja sama agar pemberantasan korupsi semakin efektif,” tegas Setyo.
KPK memandang, penguatan kerja sama internasional tidak hanya penting untuk mendukung penindakan, tetapi juga membuka ruang pertukaran pengetahuan dan praktik baik dalam pencegahan korupsi.
Dengan jejaring yang semakin kuat, koordinasi dan kolaborasi antarpenegak hukum diharapkan semakin responsif dalam menghadapi perkembangan modus kejahatan, termasuk kejahatan keuangan dan kejahatan berbasis teknologi.
Penerimaan penghargaan tersebut menjadi bagian dari momentum bagi KPK untuk terus memperkuat hubungan kelembagaan dan jejaring penegakan hukum internasional, sekaligus membawa nilai profesionalisme dan integritas dalam upaya pemberantasan korupsi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya