Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Menpora: Bonus Rp3 Miliar Menanti Peraih Emas Asian Games 2026
- Eugenia Diva Persembahkan Perunggu Buat Indonesia
- Praperadilan, Silmy Karim Minta Penyitaan dan Status Tersangka Dicabut
- Beredar Hoax Bantuan Rp300 Juta, Ini Klarifikasi Pemprov Papua
- Polri Kerahkan 5.641 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup 2026
PPNK Angkatan 73 Lemhannas RI Perkuat Kolaborasi Lintas Profesi
Senin, 21 September 2026 13:16 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Beragam profesi bertemu dalam Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan ke-73 Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI).
Tak hanya memperkuat wawasan kebangsaan, program tersebut menjadi ruang bertukar pengalaman sekaligus membangun jejaring dan kolaborasi lintas sektor.
PPNK Angkatan ke-73 diselenggarakan Lemhannas RI pada 10–18 Agustus 2026. Program ini diikuti peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari TNI, Polri, ASN, pengacara, profesional hingga pengusaha.
Keberagaman latar belakang peserta membuka ruang untuk saling bertukar pengalaman dan perspektif mengenai berbagai tantangan kebangsaan dari bidang masing-masing.
Salah satu peserta dari kalangan pengusaha adalah Randy Sugiarto, Founder dan CEO Master Culinary Group.
Baca juga : Karhutla Menurun, Menhut Dorong Kolaborasi Diperkuat
Menurut Randy, keikutsertaannya dalam PPNK Angkatan ke-73 menjadi kesempatan untuk memperluas perspektif mengenai peran dunia usaha dalam pembangunan bangsa.
“Pengalaman yang paling berharga bukan hanya materi yang kami dapatkan, tetapi kesempatan untuk belajar bersama teman-teman dengan latar belakang yang sangat beragam. Ada TNI, Polri, ASN, pengacara, profesional hingga pengusaha. Kami datang dari profesi berbeda, tetapi memiliki semangat yang sama untuk memberikan kontribusi bagi Indonesia,” ujar Randy.
Menurut Randy, dunia usaha memiliki peran yang tidak terpisahkan dari pembangunan nasional.
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, pengusaha dapat berkontribusi melalui penciptaan lapangan pekerjaan, pengembangan sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan usaha yang berkelanjutan.
Keikutsertaan peserta dari berbagai profesi dalam PPNK Angkatan ke-73 juga menunjukkan bahwa penguatan nilai kebangsaan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat negara.
Baca juga : Kolaborasi BUMN, Bank Mantap Hadirkan Ruang Belajar di Banda Neira
Kalangan swasta dan dunia usaha turut memiliki peran dalam menerjemahkan nilai kebangsaan melalui aktivitas dan tanggung jawab masing-masing.
Rangkaian PPNK Angkatan ke-73 ditutup di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, pada 19 Agustus 2026.
Penutupan tersebut menjadi bagian akhir rangkaian pembelajaran sekaligus momentum bagi peserta untuk membawa nilai dan pengalaman yang diperoleh kembali ke lingkungan profesi dan masyarakat.
Bagi Randy, berakhirnya program justru menjadi awal untuk menerapkan nilai-nilai yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
“Nilai kebangsaan jangan berhenti sebagai teori. Tantangannya adalah bagaimana setelah kembali ke lingkungan masing-masing, nilai seperti gotong royong, toleransi, integritas dan kepentingan bersama dapat diterapkan dalam keputusan dan tindakan nyata,” kata Randy.
Baca juga : ASTROS Perkenalkan Inovasi Kolaborasi Nirkabel
Pertemuan lintas profesi dalam PPNK Angkatan ke-73 menunjukkan bahwa pembangunan bangsa membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat.
Kolaborasi antara pemerintah, TNI-Polri, ASN, profesional, dunia usaha dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan sekaligus memperkuat Indonesia menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya