Dark/Light Mode

Beijing Gelar Latihan Militer Di Kawasan Scarborough Shoal

Sengketa Maritim China Versus Filipina Memanas

Senin, 28 September 2026 06:10 WIB
Militer China mengadakan latihan militer di laut china Selatan.
Militer China mengadakan latihan militer di laut china Selatan.

RM.id  Rakyat Merdeka - China menggelar latihan gabungan angkatan laut dan udara di sekitar Scarborough Shoal, kawasan yang menjadi sengketa dengan Filipina di Laut China Selatan.

Latihan tersebut dilakukan di wilayah perairan dan udara sekitar Scarborough Shoal, yang disebut China sebagai Huangyan Dao. Sementara Filipina menyebut kawasan tersebut sebagai Bajo de Masinloc dan turut mengklaim wilayah itu.

Komando Teater Selatan Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) mengatakan, latihan tersebut merupakan respons terhadap tindakan negara-negara tertentu yang dinilai telah mengganggu perdamaian dan stabilitas kawasan.

“Latihan ini untuk menguji dan meningkatkan kemampuan tempur,” kata Komando Teater Selatan PLA dalam WeChat, Minggu (27/9/2026), dikutip Reuters.

Baca juga : Adhisty Zara, Tangis Haru Sambut Kelahiran Buah Hati

China mengklaim, latihan tersebut ditujukan untuk memperkuat kemampuan militernya dalam menjaga kedaulatan teritorial, serta hak dan kepentingan maritimnya.

Latihan ini kembali menempatkan Scarborough Shoal sebagai salah satu titik utama ketegangan antara China dan Filipina di Laut China Selatan.

Kawasan tersebut memiliki posisi strategis karena berada di jalur pelayaran penting dan telah lama menjadi bagian dari sengketa klaim wilayah kedua negara.

Kedutaan Besar Filipina di Beijing belum memberikan tanggapan terkait latihan militer China di sekitar kawasan tersebut.

Baca juga : Melihat Lebih Dekat KRI Sriwijaya-100: Lebih Kinclong Setelah Dicat, Merah Putih Berkibar di Tiang

Dalam beberapa tahun terakhir, Filipina dan China berulang kali terlibat konfrontasi di Laut China Selatan. Sejumlah insiden bahkan menyebabkan tabrakan kapal dan cedera pada personel yang terlibat.

China mengklaim hampir seluruh wilayah Laut China Selatan melalui peta yang dikenal sebagai sembilan garis putus-putus atau nine-dash line. Klaim tersebut mencakup wilayah yang masuk dalam zona ekonomi eksklusif Filipina, Brunei, Malaysia, Vietnam dan Indonesia.

Duta Besar Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen

Perselisihan mengenai puluhan pulau, atol dan fitur maritim lainnya telah berlangsung selama beberapa dekade. Klaim Taiwan di Laut China Selatan juga secara umum serupa dengan klaim yang diajukan Beijing.

Baca juga : Walk Out Saat Netanyahu Pidato di PBB, RI Tunjukkan Sikap Selalu Bela Palestina

Pada 2016, Permanent Court of Arbitration di Den Haag, Belanda, memutuskan bahwa klaim China di Laut China Selatan tidak memiliki dasar hukum internasional. Namun, Beijing menolak putusan tersebut dan tetap mempertahankan posisinya atas wilayah yang disengketakan. DAY

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Senin, 28 September 2026 dengan judul "Beijing Gelar Latihan Militer Di Kawasan Scarborough Shoal Sengketa Maritim China Versus Filipina Memanas"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.