Dark/Light Mode

Dampingi Korban Dugaan Pengeroyokan, Stafsus Menag Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan

Jumat, 16 Oktober 2026 20:46 WIB
Foto: Kemenag.
Foto: Kemenag.

RM.id  Rakyat Merdeka - Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, mendampingi Amanda Andono, korban dugaan pengeroyokan dan penganiayaan dalam acara Maulid Nabi di Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

Pendampingan dilakukan saat proses pemeriksaan di Polda Metro Jaya yang berlangsung sekitar 2,5 jam pada Jumat (16/10/2026).

Gugun menegaskan, pendampingan tersebut merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama (Kemenag) untuk menjaga kerukunan umat beragama, sekaligus memastikan persoalan yang berpotensi mengganggu keharmonisan masyarakat ditangani secara serius.

Baca juga : Integrasi DTSEN Jadi Kunci Penyaluran Zakat BAZNAS Tepat Sasaran

Dalam proses penanganan perkara, sejumlah tahapan dilakukan, mulai dari pelaporan dan klarifikasi hingga pengumpulan bukti, termasuk rekaman video, untuk disampaikan kepada pihak kepolisian.

“Kementerian Agama berkomitmen menjaga kerukunan umat beragama dan memastikan setiap warga negara mendapatkan pelayanan keagamaan secara adil dan setara. Setiap persoalan yang berpotensi mengganggu kerukunan harus ditangani dengan serius, mengedepankan dialog, serta tetap menghormati proses hukum yang berlaku,” tegas Gugun.

Ia menambahkan, berbagai kasus intoleransi perlu mendapat perhatian serius dan ditangani secara bertahap.

Baca juga : Kemenag: BAZNAS Andalan Penanganan Musibah

Menurutnya, upaya menjaga kerukunan tidak cukup hanya melalui imbauan, tetapi harus diwujudkan melalui pelayanan yang adil, perlindungan terhadap hak-hak warga negara, serta langkah nyata untuk menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.

Gugun berharap, penanganan perkara tersebut berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Ia juga menekankan pentingnya mengedepankan dialog dan menjaga kerukunan agar persoalan serupa tidak mengganggu keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.