Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Gandeng Kemenbud
Kemenhaj Inisiasi Bangun Museum Haji Indonesia, Lestarikan Jejak Sejarah Bangsa
Jumat, 23 Oktober 2026 14:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menjajaki kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) untuk menginisiasi Museum Haji Indonesia. Kolaborasi ini bertujuan melestarikan sejarah perjalanan haji sekaligus mengangkat kontribusi ulama, santri, dan tokoh-tokoh haji dalam membangun kesadaran kebangsaan dan perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Gagasan tersebut dibahas dalam pertemuan Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak dengan Menteri Kebudayaan Fadli Zon, di Kantor Kemenbud, Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Baca juga : 2 Tahun Prabowo-Gibran, Kemenhaj Benahi Tata Kelola dan Perkuat Layanan Jemaah
Dahnil menyampaikan, sejarah haji Indonesia bukan sekadar catatan perjalanan ibadah, melainkan bagian dari sejarah intelektual, sosial, dan perjuangan bangsa yang perlu diwariskan kepada generasi mendatang.
“Di dalamnya terdapat jejak perjuangan, pertukaran ilmu, dan kontribusi ulama serta santri dalam membangun kesadaran kebangsaan. Melalui kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan, kami ingin menjajaki upaya merawat warisan sejarah ini agar dapat dipelajari oleh masyarakat luas,” ujarnya.
Baca juga : Jadwal Haji 2027, Jemaah Mulai Masuk Asrama 10 April
Ia menambahkan, Museum Haji Indonesia diharapkan menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk mengenal perjalanan haji dan memahami kontribusinya dalam sejarah bangsa. "Dengan demikian, nilai-nilai perjuangan dan pengabdian para pendahulu dapat terus diwariskan,” tambahnya.
Museum Haji Indonesia diharapkan menjadi ruang publik untuk menghimpun dan memperkenalkan arsip, foto, dokumen perjalanan, serta artefak yang merekam perkembangan penyelenggaraan haji dan kehidupan umat Islam Indonesia dari masa ke masa. Upaya ini juga membuka peluang penelusuran sumber-sumber sejarah perhajian yang tersimpan di berbagai lembaga, termasuk museum dan arsip di Belanda.
Baca juga : Timteng Memanas, Kemenhaj Sampaikan Sejumlah Imbauan Penting ke Jemaah Umrah
Sejumlah tokoh bangsa, seperti Haji Oemar Said Tjokroaminoto, Haji Ahmad Dahlan, Haji Hasyim Asy’ari, Haji Agus Salim, dan Haji Samanhudi, menjadi bagian penting dalam sejarah pergerakan kebangsaan, pendidikan, dan pembaruan sosial keagamaan di Indonesia.
Lebih dari sekadar tempat penyimpanan benda bersejarah, Museum Haji Indonesia berpotensi menjadi pusat edukasi, penelitian, dan literasi sejarah yang terbuka bagi masyarakat. Penjajakan kerja sama ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi Kemenhaj dengan Kemenbud dalam melestarikan warisan sejarah nasional dan memperluas akses publik terhadap sejarah perhajian Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya