Dark/Light Mode

Menhaj Terima Kunjungan Dubes Yordania, Bahas Peluang Wisata Jemaah Indonesia

Selasa, 6 Oktober 2026 16:49 WIB
Menhaj Mochamad Irfan Yusuf menerima kunjungan Dubes Yordania Sudqi Atallah Al Omoush, di Kantor Kemenhaj, Jakarta, Selasa (6/10/2026). (Foto: Dok. Kemenhaj)
Menhaj Mochamad Irfan Yusuf menerima kunjungan Dubes Yordania Sudqi Atallah Al Omoush, di Kantor Kemenhaj, Jakarta, Selasa (6/10/2026). (Foto: Dok. Kemenhaj)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menerima kunjungan Duta Besar Yordania untuk Indonesia, Sudqi Atallah Al Omoush, di Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Jakarta, Selasa (6/10/2026) pagi. Pertemuan strategis ini digelar untuk membahas kelanjutan usulan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) mengenai kunjungan wisata jemaah haji dan umrah Indonesia ke Yordania.

Pihak Yordania sebelumnya telah menyampaikan usulan kerja sama tersebut kepada Kemenhaj. Dalam pertemuan lanjutan ini, pembahasan difokuskan pada peluang menjadikan Yordania sebagai destinasi wisata alternatif bagi jemaah Indonesia, baik sebelum maupun setelah melaksanakan rangkaian ibadah haji dan umrah.

Baca juga : Pastikan Antrean Haji Lebih Akurat, Kemenhaj-Kemendagri Padankan Data Jemaah

Menhaj mengungkapkan, nota kesepahaman ini dirancang untuk memfasilitasi jemaah Indonesia yang ingin singgah dan berwisata di Yordania dalam perjalanan ibadah mereka. MoU ini berkaitan dengan perjalanan wisata bagi jemaah, baik sebelum maupun sesudah melaksanakan ibadah haji dan umrah. 

“Pihak Yordania telah mengajukan usulan kerja sama ini sejak beberapa waktu lalu, dan pertemuan tadi merupakan kelanjutan pembahasannya untuk menyediakan destinasi wisata bagi jemaah kita yang berangkat atau pulang dari Tanah Suci," ujar Menhaj.

Baca juga : Kemenhaj Lindungi 200.000 Jemaah Umrah/Bulan: Travel Wajib Berizin, Harga Standar

Selain membahas kunjungan jemaah Indonesia ke Yordania, Menhaj juga menekankan pentingnya kerja sama yang berimbang (mutual benefit) dengan mendorong arus kunjungan wisatawan sebaliknya. Kemenhaj berharap sinergi ini juga dapat menarik warga negara Yordania untuk berwisata ke Indonesia.

"Kami berharap wisatawan dari Jordania pun tertarik berkunjung ke Indonesia. Jadi ada kerja sama timbal balik: jemaah kita singgah berwisata di Jordania setelah umrah, sementara warga Jordania juga kita ajak menikmati berbagai destinasi wisata di Indonesia," imbuhnya.

Baca juga : 50% Travel Umrah Tak Aktif, Kemenhaj Rombak Aturan dan Digitalisasi Perizinan

Pertemuan penting ini menjadi langkah konkret tindak lanjut pembahasan usulan MoU agar rencana kerja sama antarkedua negara dapat dirumuskan secara komprehensif, matang, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia maupun Yordania.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Puji Raharjo, Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Hasan Afandi, serta Direktur Bina Haji Khusus dan Umrah Akhmad Fauzin.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.