Dark/Light Mode

Menhut Bantu Biaya Pendidikan Anak Korban Karhutla Bromo hingga Kuliah

Kamis, 29 Oktober 2026 19:03 WIB
Foto: Dok. Kemenhut.
Foto: Dok. Kemenhut.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan belasungkawa kepada keluarga enam korban yang meninggal dunia saat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Selain menyampaikan pesan duka dari Presiden Prabowo Subianto, Raja Juli juga menyatakan niat membantu biaya pendidikan anak-anak yang ditinggalkan para korban hingga jenjang perguruan tinggi.

Raja Juli menemui keluarga korban di kawasan TNBTS, Kamis (29/10/2026). Dalam pertemuan tersebut, ia menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa para petugas dan pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran.

“Atas nama pribadi, atas nama Kementerian Kehutanan juga, kami mengucapkan innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Sekaligus mengucapkan belasungkawa yang sebesar-besarnya, sedalam-dalamnya atas kejadian yang menimpa saudara-saudara kita,” ujar Raja Juli.

Ia juga menyampaikan salam duka dari Presiden Prabowo Subianto kepada keluarga korban. Menurut Raja Juli, Presiden menyampaikan penghormatan kepada para korban yang gugur saat menjalankan tugas untuk kepentingan masyarakat.

Baca juga : Terus Diguyur Hujan, Udara Kalimantan Membaik

“Saya juga ingin menyampaikan salam duka dari Bapak Presiden Prabowo Subianto. Sebelum saya berangkat, saya izin kepada beliau. Beliau juga titip salam, titip duka yang mendalam kepada para almarhum dan keluarga. Dan beliau katakan bahwa para almarhum adalah patriot bangsa yang berjuang untuk kebaikan masyarakat,” ucap Raja Juli.

Raja Juli menyampaikan penghargaan atas dedikasi para korban dalam menjaga kawasan Bromo dan hutan, sekaligus berupaya melindungi keselamatan warga lainnya.

“Saya sangat berterima kasih atas apa yang dilakukan para almarhum untuk menjaga Bromo, menjaga kawasan hutan kita maupun tentu menjaga dan berjuang untuk menjaga keselamatan para warga lainnya,” ujarnya.

Dalam pertemuan dengan keluarga korban, Raja Juli juga menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa tersebut.

Ia memastikan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) akan melakukan evaluasi secara serius dan menyeluruh untuk mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca juga : DPR: Utamakan Keselamatan, Jangan Paksakan Perjalanan

“Dan tentu kami akan melakukan evaluasi yang sangat serius. Evaluasi yang komprehensif untuk menjaga atau mengantisipasi agar kejadian serupa tidak akan terjadi di kemudian hari,” kata Raja Juli.

Selain menyampaikan belasungkawa, Raja Juli menyatakan niat memberikan tali asih dan membantu pendidikan anak-anak yang ditinggalkan para korban, dengan persetujuan ahli waris.

“Saya berniat untuk menjadi semacam bapak asuh terhadap putra-putra yang ditinggalkan. Insyaallah selama Allah memberikan rezeki kepada saya dan keluarga, saya akan ikut membantu menyertai ananda untuk membiayai sekolah, insyaallah sampai kuliah di perguruan tinggi yang baik bagi anak-anak ananda kita,” tuturnya.

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak korban sehingga mereka tetap memiliki kesempatan menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi.

Usai bertemu keluarga, Raja Juli juga mendatangi lokasi kejadian dan berziarah ke salah satu makam korban. Sebagai informasi, enam orang meninggal dunia dalam penanganan kebakaran di kawasan TNBTS.

Baca juga : Hujan Mulai Turun, Penanganan Karhutla Sumatera Fokus di Sumsel

Mereka adalah Hendra Roni Wagiyanata, PPPK Manggala Agni TNBTS; Sukaris, petugas TNBTS; Munawi, Masyarakat Mitra Polhut TNBTS; Suraji, petugas keamanan Artotel/PT MIP; Wisnu Yuda Pratama, petugas keamanan Artotel/PT MIP; serta Sefriel Ardiansyah, DW Engineering Artotel/PT MIP.

Kemenhut menyampaikan penghormatan atas pengabdian para korban dalam penanganan kebakaran dan upaya menjaga keselamatan masyarakat.

Evaluasi menyeluruh akan dilakukan sebagai langkah pencegahan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.