Dark/Light Mode

Jaga Kondisi Fisik, Jemaah Haji Diimbau Tak Paksakan Ibadah Sunnah di Madinah

Selasa, 6 Mei 2025 17:17 WIB
Direktur Bina Haji Kemenag Mustain Ahmad (Foto: Dok. Kemenag)
Direktur Bina Haji Kemenag Mustain Ahmad (Foto: Dok. Kemenag)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau jemaah Indonesia agar tidak memaksakan diri dalam menjalankan ibadah sunnah selama berada di Madinah. Hal ini penting agar fisik jemaah tetap prima sampai puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) nanti.

“Ibadah-ibadah seperti salat di Raudhah memang memiliki keutamaan, namun sifatnya sunnah. Artinya, sangat baik jika dilakukan, tetapi tidak wajib,” ujar Direktur Bina Haji Kemenag Musta’in Ahmad, dalam konferensi pers, di Jakarta, Selasa (6/5/2025).

Baca juga : 22.301 Jemaah dari 57 Kloter Telah Tiba di Madinah

Musta’in mengimbau jemaah menyesuaikan diri dengan kondisi fisik, terutama bagi jemaah lanjut usia (lansia). Sebab, menjaga kesehatan dan keselamatan jiwa juga merupakan bagian dari ibadah.

Ia lalu mengutip QS Al-Baqarah:195, “Janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan,” sebagai pengingat bahwa keseimbangan antara semangat ibadah dan kemampuan fisik harus dijaga.

Baca juga : Istri Wafat di Madinah, Karno Tegar Lanjutkan Ibadah Haji Seorang Diri

Mustain menambahkan, seluruh petugas haji Indonesia yang berada di Madinah siap membantu jemaah, baik dari sektor layanan, kesehatan, maupun pembimbing ibadah. Mereka akan terus memantau kondisi jemaah dan memberikan bantuan bila dibutuhkan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.