Dark/Light Mode

Kabar dari Tanah Suci

Alhamdulillah, Saudi Izinkan Klinik Kesehatan Haji Indonesia Aktif Lagi

Selasa, 3 Juni 2025 20:37 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar (kanan). (Foto: MCH 2025)
Menteri Agama Nasaruddin Umar (kanan). (Foto: MCH 2025)

RM.id  Rakyat Merdeka - Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) aktif lagi untuk melayani jemaah yang sakit. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar bersyukur Arab Saudi memberikan izin KKHI untuk kembali melayani jemaah haji Indonesia.

Sebelumnya, Saudi menerbitkan regulasi baru terkait operasional rumah sakit. Dalam aturan itu, seluruh jemaah haji yang sakit harus dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi. Aturan itu membuat KKHI tak bisa melayani jemaah haji Indonesia yang sakit.

Baca juga : Ikut Aturan Saudi, Program Tanazul bagi Jemaah Haji Lansia Indonesia Ditunda

Merespons aturan itu, Menag lalu melakukan negosiasi dengan Menteri Kesehatan Saudi agar KKHI boleh melayani jemaah haji Indonesia. Hasilnya, KKHI kini dibuka lagi dan melayani jemaah Indonesia.

"Kami melakukan pendekatan-pendekatan dengan Menteri Kesehatan. Kami beri keyakinan bahwa kebanyakan jemaah kami bukan saja tidak bisa Bahasa Arab, Bahasa Indonesia juga," ujar Menag, di KKHI, Makkah, Selasa (3/6/2025).

Baca juga : Jelang Puncak Haji, Dirjen PHU Tinjau Distribusi Kartu Nusuk Jemaah

Dengan keterbatasan bahasa itu, perawatan jemaah di RS Saudi tidak akan optimal. Selain itu, banyak jemaah yang takut masuk RS Saudi, yang akhirnya tidak melapor meski sakit. Dengan hal ini, Saudi akhirnya mengizinkan KKIH aktif kembali.

“Nah, sekarang dengan aktif kembali ini (KKHI), penyakit-penyakit yang tidak harus dirujuk di sini saja,” tuturnya.

Baca juga : Rapat dengan Timwas Haji, Menag: Alhamdulillah Permasalahan Terurai Cepat

Menag mengatakan, KKHI hanya dapat melayani jemaah yang mengalami penyakit ringan. Jika penyakitnya masuk kategori berat, harus dirawat di Rumah Sakit Saudi.

Menag memahami, langkah Pemerintah Saudi membuat regulasi untuk melindungi jemaah haji yang merupakan tamu di negaranya. "Kita harus baik sangka kepada Pemerintah Saudi bahwa semua kebijakan yang dilakukan untuk kemaslahatan tamunya, yaitu jemaah haji," ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.