Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bakom Apresiasi BAZNAS Perkuat Literasi Zakat Hadapi Disinformasi
Rabu, 18 Maret 2026 20:56 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah, Hariqo Wibawa Satria, menilai Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) telah memiliki peta komunikasi yang jelas di tengah meningkatnya tantangan disinformasi global.
Menurutnya, berdasarkan Laporan Risiko Global 2025, disinformasi dan misinformasi kini menjadi salah satu ancaman utama dunia. Kondisi tersebut menuntut lembaga publik memiliki strategi komunikasi yang kuat dan adaptif.
Hariqo menilai langkah BAZNAS menjawab tantangan ini patut diapresiasi. Di antaranya melalui pertemuan rutin dengan wartawan, keterbukaan terhadap kritik, serta menghadirkan cerita para penerima manfaat.
Baca juga : BAZNAS Ajak Media Perkuat Dakwah Zakat
“Ini tidak mudah, tapi BAZNAS sudah punya peta komunikasi yang jelas. Tinggal timnya lebih diperkuat,” ujar Hariqo, Rabu (18/3/2026).
Ia juga memuji upaya BAZNAS memperkuat literasi zakat. Langkah ini dinilai mampu meluruskan disinformasi sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat, termasuk melalui berbagai kegiatan dan lomba.
Hariqo menambahkan, penguatan komunikasi penting untuk mengatasi kesalahpahaman publik, terutama terkait penggunaan dana zakat. Transparansi dan publikasi yang kuat dinilai menjadi kunci menjaga kepercayaan masyarakat.
Baca juga : GEBRAK Perkuat Edukasi Produk Tembakau Alternatif Lawan Mis informasi
Menurutnya, masyarakat akan lebih terdorong menunaikan zakat jika mengetahui dampak nyata yang dirasakan para mustahik.
“Cerita dari penerima manfaat sangat penting ditampilkan di media. Itu bukti bagaimana zakat membantu kehidupan masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menyoroti tiga indikator komunikasi publik yang disebut sebagai “3P”. Yakni pelaksanaan program yang baik, partisipasi masyarakat yang tinggi, serta publikasi dan dokumentasi yang luas.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya