Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Selangkah Lagi, Luis de la Fuente Ukir Sejarah
- Fabio Calonego Bakal 2 Musim Lagi Bareng Persija
- Tak Masuk Proyeksi Musim 2026/27, Persib Lepas Dimas Drajad
- Luke Anthony Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Perkuat Timnas Menuju Piala Dunia 2030
- Kasus Korupsi & TPPU, Polisi Limpahkan Don Ritto ke Kejagung Besok
Jadi Inspirasi Karier, Alumni Sukses Motivasi Siswa Baru Di Sapa Murid SMK 2026
Kamis, 16 Juli 2026 13:39 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kisah sukses para alumni mewarnai kegiatan Gelar Wicara Sapa Murid SMK 2026 dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah. Pengalaman mereka membangun karier dan merintis usaha sejak masih bersekolah di SMK diharapkan menjadi inspirasi bagi murid baru untuk mengembangkan potensi dan meraih masa depan. Kemendikdasmen menilai lulusan SMK memiliki peluang besar untuk bekerja, melanjutkan pendidikan, maupun menjadi wirausaha.
Kegiatan Gelar Wicara Sapa Murid SMK 2026 digelar dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SMKN 2 Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (13/7/2026). Sejumlah alumni SMK yang telah sukses di dunia usaha dan industri dihadirkan untuk berbagi pengalaman kepada para murid baru. Mereka menceritakan perjalanan membangun karier dan merintis usaha sejak masih duduk di bangku SMK sebagai motivasi agar peserta didik berani mengembangkan potensi dan meraih cita-cita.
Salah satu alumni yang berbagi kisah adalah Nai'in, lulusan SMKN 4 Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dari Konsentrasi Keahlian Tata Boga. Ia kini berhasil mengembangkan usaha pastry dan bakery setelah merintis bisnis sejak masih duduk di bangku SMK.
Nai'in mengaku memilih SMK karena kecintaannya terhadap dunia kuliner yang telah tumbuh sejak kecil. Berbekal pengalaman membantu usaha keluarga, ia mulai menerima pesanan pastry dengan sistem pre-order yang diantar setiap Sabtu dan Minggu.
Baca juga : Sambut Siswa Baru, Kemendikdasmen Gelar Sapa Murid SMK 2026
"Kebetulan orang tua punya usaha di bidang kuliner jadi sejak kecil saya sudah terbiasa berkecimpung di dunia tersebut dan mungkin itu yang membuat saya suka bidang ini. Ketika saya duduk di bangku SMK pun, saya mulai merintis usaha pastri. Sistemnya PO (pre-order) yang kemudian saya antar setiap Sabtu dan Minggu," ujarnya.
Menurut Nai'in, pendidikan di SMK memberinya bekal keterampilan yang kemudian diperkaya melalui Praktik Kerja Lapangan (PKL). Dari pengalaman tersebut, usahanya terus berkembang hingga kini memiliki dua cabang toko pastry dan bakery serta tiga cabang Ayong Cafe.
"PKL adalah momen di mana saya banyak menyerap pengetahuan yang membantu saya dalam mengembangkan bisnis. Untuk berada di titik ini sangat tidak mudah. Kuncinya sejak SMK kita harus belajar dan tunjukkan kemampuan terbaik. Sekolah bukan sekadar sekolah tapi cari kegiatan yang bisa mengasah kemampuan, baik hard skills maupun soft skills. Masa sekolah adalah waktu kita untuk eksplor diri," katanya.
Inspirasi serupa datang dari Ghea Safferina, alumnus SMK Telkom Malang, Jawa Timur, dari Konsentrasi Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak. Ia menilai memilih SMK merupakan keputusan terbaik karena menawarkan pembelajaran yang memadukan teori dan praktik sehingga menjadi bekal penting dalam membangun karier.
Baca juga : Diaspora Merangsek Di Piala Dunia 2026
"Memilih SMK adalah keputusan yang sangat tepat dan tidak pernah saya sesali. Saya bisa menjangkau sesuatu yang luas dari proses belajar saya di SMK. Buat saya, SMK seperti tempat yang memberikan banyak pengalaman terutama penyiapan kompetensi dan ini sangat membantu dalam perkembangan karier saya," ujar Ghea.
Selama bersekolah, Ghea aktif mengikuti berbagai kompetisi yang mengasah kemampuan teknis, komunikasi, hingga kepemimpinan. Setelah lulus, ia melanjutkan pendidikan sambil bekerja dan berhasil mengembangkan bisnis playground cafe yang memiliki cabang di sejumlah kota besar di Indonesia serta usaha produksi mainan edukasi dan media belajar yang dipasarkan ke seluruh Indonesia hingga diekspor ke luar negeri.
"Kalau berani mencoba risikonya adalah gagal, tetapi dengan gagal kita bisa belajar. Mumpung masih di SMK, temukan apa yang benar-benar kalian sukai. Ilmu programmer yang saya dapat dari SMK membantu dalam mengembangkan bisnis saya. Selain itu, pengalaman dari PKL juga membentuk sikap profesionalitas saya. Bagaimana saya harus menjadi pemimpin dan rekan yang baik," tuturnya.
Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, mengatakan murid SMK memiliki peluang besar untuk berkarier di berbagai bidang keahlian. Setelah lulus, mereka dapat memilih untuk bekerja, melanjutkan pendidikan, atau menjadi wirausaha sesuai minat dan kompetensinya.
Baca juga : Wapres Janji Perbaiki Berbagai Kekurangan
Menurut Tatang, proses pembelajaran di SMK dirancang untuk membantu peserta didik menemukan minat dan bakat sehingga mampu menggali potensi terbaik yang dimiliki.
"Momentum Sapa Murid SMK 2026 ini saya harapkan bisa mengantarkan murid-murid baru untuk membuka batas pemikiran akan cita-cita ke depan. Lulusan SMK tidak bisa dipandang sebelah mata karena buktinya banyak industri-industri besar, baik lokal maupun global yang mulai mencari talenta-talenta terbaik dari lulusan SMK. Lulusan SMK juga bisa membuka wirausaha. Untuk murid-murid SMK, selamat dan semangat belajar bidangnya masing-masing. Ketekunan akan mengantarkan anak-anakku sekalian mencapai cita-cita mulia di masa depan," ujar Tatang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya