Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
BAZNAS Salurkan 875 Paket Makanan untuk 3.500 Warga Palestina
Selasa, 6 Oktober 2026 22:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan 875 paket makanan keluarga siap saji kepada 3.500 warga Palestina yang terdampak krisis kemanusiaan di Gaza.
Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar, termasuk warga di wilayah utara Jalur Gaza.
Setiap paket berisi satu nampan besar nasi dan satu ekor ayam utuh. Satu paket diperuntukkan bagi satu keluarga yang terdiri dari empat orang.
Ketua BAZNAS Sodik Mudjahid mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat Palestina yang masih kesulitan memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari.
Baca juga : BAZNAS Dan LPDB Perkuat Tata Kelola Program Pemberdayaan
“Kondisi Palestina hingga saat ini masih dalam keadaan keprihatinan. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar pun masih sangat sulit, termasuk di wilayah utara Jalur Gaza. BAZNAS berharap bantuan ini bisa turut meringankan beban mereka,” kata Sodik dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (6/10/2026).
Menurut Sodik, penyaluran bantuan tersebut juga merupakan bagian dari amanah masyarakat Indonesia yang menitipkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS.
Pemenuhan kebutuhan makanan, lanjutnya, menjadi salah satu prioritas dalam situasi krisis kemanusiaan yang dihadapi masyarakat Palestina.
“Solidaritas masyarakat Indonesia untuk Palestina masih sangat dibutuhkan. Setiap bantuan yang dipercayakan kepada BAZNAS memiliki amanah untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Baca juga : Perkuat Tata Kelola Zakat, BAZNAS Bekali Pengurus UPZ Kementerian PU
Sodik menegaskan, BAZNAS akan terus mengupayakan penyaluran bantuan secara tepat sasaran, termasuk kepada masyarakat yang terdampak krisis kemanusiaan di Palestina.
Bantuan makanan tersebut disambut sukacita oleh masyarakat Palestina, mulai dari anak-anak hingga warga lanjut usia. Sejumlah penerima manfaat menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan masyarakat Indonesia melalui BAZNAS.
Seorang ibu yang tinggal di pengungsian bersama anak-anaknya mengaku bantuan makanan tersebut sangat berarti bagi keluarganya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS dan masyarakat Indonesia yang masih memberikan perhatian kepada warga Palestina.
“Bantuan makanan ini sangat kami butuhkan. Kalian (rakyat Indonesia dan BAZNAS) telah membahagiakan anak-anak kami. Kami saat ini tidak ada pemasukan, tapi Alhamdulillah kalian masih mengingat kami,” ucapnya.
Baca juga : Menko Yusril Pastikan Konser Israel Houghton Tak Bakal Dapat Izin Pemerintah
Ungkapan serupa disampaikan seorang perempuan lanjut usia yang telah lama tinggal di pengungsian. Ia berharap bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia dapat terus diberikan kepada warga Palestina.
“Semoga Allah memberkahi kalian (BAZNAS dan rakyat Indonesia) yang telah menyediakan makanan hangat ini. Demi Allah, kondisi kami di sini sangat sulit. Kami berharap bantuan ini dapat terus berlanjut,” ucapnya.
Ia mengatakan, keterbatasan yang dihadapi warga lanjut usia di pengungsian tidak hanya berkaitan dengan makanan dan minuman, tetapi juga akses terhadap obat-obatan serta kebutuhan dasar lainnya.
“Kami sudah lanjut usia dan tidak mampu mendapatkan obat-obatan, makanan maupun minuman. Tidak ada kehidupan yang layak dan kami tidak memiliki apa-apa saat ini,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya