Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Australia-Indonesia Teken MoU Perkuat Kemitraan Perlindungan Dan Keamanan Nuklir
Selasa, 18 Februari 2025 17:49 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Australian Safeguards and Non-Proliferation Office (ASNO) dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk menandai kemitraan perlindungan dan keamanan nuklir di Jakarta, Selasa (18/2/2025). MoU ini menjadi tonggak penting dalam kemitraan jangka panjang antara kedua organisasi, yang sudah dijalin sejak 2001.
Dalam keterangan tertulis Kedutaan Besar Australia, Selasa (18/2/2025), MoU ini menggarisbawahi bahwa kemitraan antar lembaga yang kuat dan praktis antara ASNO dan Bapeten, berdedikasi untuk meningkatkan penerapan pengamanan nuklir di kawasan Asia-Pasifik dan merupakan anggota pendiri Asia-Pacific Safeguards Network pada 2009.
Baca juga : Kapolri Dan Menhut Perkuat Sinergitas Lindungi Kawasan Hutan
Direktur Jenderal ASNO Geoffrey Shaw mengatakan, MoU ini merupakan revitalisasi kemitraan dengan Bapeten.
"MoU ini memfasilitasi kami dengan sebuah rencana praktis, yang mencakup pengamanan nuklir dan fokus yang lebih baik pada keamanan nuklir," ujar Shaw.
Baca juga : Dukung Swasembada Pangan, Petrokimia Gresik Teken MoU dengan Perusahaan Gula Nasional
Dia menambahkan, kolaborasi ini merupakan bukti kekuatan komitmen bersama ASNO terhadap nonproliferasi nuklir di kawasan Asia Pasifik. Sekretaris Eksekutif Bapeten Sugeng Sumbarjo menambahkan, penandatanganan MoU ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk membina kerja sama di bidang nonproliferasi nuklir dengan Negeri Kanguru.
"Kami percaya bahwa kerja sama ini akan membawa manfaat bersama bagi kedua belah pihak dan berkontribusi pada pertumbuhan global dan pengembangan penggunaan nuklir untuk tujuan damai," sambung Sumbarjo.
Baca juga : Kemenag Perkuat Tata Kelola Zakat sebagai Instrumen Penanggulangan Kemiskinan
ASNO bertanggung jawab untuk memastikan bahwa kewajiban internasional Australia terkait nonproliferasi nuklir dipenuhi melalui regulasi domestik yang kuat. Bapeten bertanggung jawab untuk memastikan bahwa Indonesia memenuhi kewajiban internasionalnya terkait pengamanan dan protokol tambahan. Hal ini dicapai melalui perumusan peraturan, penerbitan izin, dan pelaksanaan inspeksi di tingkat nasional, dengan upaya tambahan untuk terlibat secara aktif dalam inisiatif internasional terkait pengamanan nuklir.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya