Dark/Light Mode

Bahas Upaya Stop Perang Di Alaska

Pertemuan Trump-Putin Di pelototi Eropa Dan Ukraina

Senin, 11 Agustus 2025 06:20 WIB
Donald Trump (kanan) dan Vladimir Putin menghadiri KTT APEC di Danang, Vietnam, November 2017. (Foto: FOTO TANGKAPAN LAYAR)
Donald Trump (kanan) dan Vladimir Putin menghadiri KTT APEC di Danang, Vietnam, November 2017. (Foto: FOTO TANGKAPAN LAYAR)

 Sebelumnya 
Dalam pernyataan bersama, mereka menegaskan perdamaian di Ukraina tidak bisa diputuskan tanpa Ukraina dan menolak perubahan batas wilayah melalui kekerasan.

“Kami menyambut baik upaya Presiden Trump menghentikan pertumpahan darah di Ukraina,” bunyi pernyataan bersama yang dikutip dari AFP, Minggu (10/8/2025).

Sementara, beredar kabar Putin telah menyampaikan tawaran kepada utusan Trump, Steve Witkoff, pada Rabu (6/8/2025). Rusia disebut meminta Ukraina menyerahkan wilayah Donbas timur dan Krimea sebagai syarat perdamaian.

Baca juga : Gisella Anastasia, Masih Mau Nikah Lagi

Trump sempat menyinggung kemungkinan “pertukaran wilayah” demi kepentingan kedua negara, tapi belum memberikan rincian lebih lanjut.

Yang menjadi pertanyaan, mengapa pertemuan Trump- Putin akan dilakukan di Alaska? Alaska dijual Rusia ke AS pada 1867. Lokasi ini dekat secara geografis dengan Rusia, hanya dipisahkan oleh Selat Bering. Wilayah ini juga memiliki potensi kerja sama ekonomi antara kedua negara.

Selain itu, pemilihan Alaska dipengaruhi oleh mandat penangkapan dari Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) terhadap Putin, yang membatasi opsi negara tuan rumah. AS bukan anggota ICC dan tidak mengakui yurisdiksinya.

Baca juga : Kasus Kuota Haji Naik Penyidikan, KPK Panggil Yaqut Lagi

Pertemuan ini akan menjadi yang pertama bagi Trump sejak kembali menjabat sebagai Presiden AS. Terakhir kali dia bertemu Putin pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Jepang tahun 2019.

Namun, konflik di Ukraina masih jauh dari mereda. Pada Sabtu (9/8/2025), dua orang tewas dan 16 lainnya luka-luka akibat serangan drone Rusia di Kherson. Dua korban jiwa dilaporkan terjadi di Zaporizhzhia.

Angkatan Udara Ukraina mengklaim berhasil mencegat 16 dari 47 drone Rusia yang diluncurkan malam sebelumnya.

Baca juga : Gibran Dan Dasco Makan Siang Bareng, Menunya Bakso

Sementara, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan telah menembak jatuh 97 drone Ukraina di atas wilayah Rusia dan Laut Hitam pada Sabtu malam, serta 21 drone pada pagi harinya. DAY

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Senin, 11 Agustus 2025 dengan judul "Bahas Upaya Stop Perang Di Alaska Pertemuan Trump-Putin Di pelototi Eropa Dan Ukraina"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.