Dark/Light Mode

Turis Asal Spanyol Kasih Bir Ke Gajah

Senin, 1 September 2025 06:11 WIB
Foto sang turis saat kasih bir ke Gajah Bupa di Kenya. (Foto via BBC)
Foto sang turis saat kasih bir ke Gajah Bupa di Kenya. (Foto via BBC)

RM.id  Rakyat Merdeka - Turis asal Spanyol menjadi sorotan dan tengah diselidiki. Dia diduga menuangkan bir ke belalai seekor gajah di Kenya. Aksi pria yang tidak dikenal itu menuai kecaman dari netizen.

Dilansir BBC, peristiwa ini sebenarnya terjadi tahun lalu disebuah kawasan konservasi satwa liar di Laikipia, Kenya tengah bernama Ol Jogi Conservancy. Namun, baru-baru ini ramai dibicarakan setelah videonya diunggah akun Instagram @skydive_kenya.

Dalam video, pria yang menjadi buronan tersebut terlihat sedang minum bir merek Tusker (merek populer di Kenya). Lalu, dia menuangkan sisa bir ke belalai gajah yang bernama Bupa. Dia sempat menulis caption di Instagram.

Baca juga : Ikut Ronaldo, Bek Timnas Spanyol Martinez Merapat Ke Liga Arab Saudi

Just a Tusker with a tusked friend (Hanya seorang peminum Tusker dengan teman bertaring),” tulisnya.

Pihak konservasi menyesalkan kejadian ini. Padahal, pengunjung tidak diizinkan terlalu dekat dengan gajah.

“Ini seharusnya tidak pernah terjadi. Kami adalah tempat konservasi dan tidak membolehkan hal seperti itu,” tegas Juru Bicara Kenya Wildlife Service (KWS) Paul Udoto.

Baca juga : Salah Kasih Minum Kepada Bhisma

KWS atau Dinas Satwa Liar Kenya, memulai penyelidikan untuk mencari tahu siapa pria tersebut. Sebab, di akun media sosial, dia tidak mencantumkan nama asli.

Dalam pernyataan resminya di Facebook, pihak Ol Jogi Conservancy mengkonfirmasi kebenaran video itu. Namun, pihak konservasi mengungkapkan bahwa gajah itu masih dalam kondisi sehat. Mereka juga sangat serius menjaga kesejahteraan dan martabat semua satwa yang dilindungi.

“Bupa, gajah yang ditampilkan dalam video tersebut, telah tinggal di Ol Jogi selama bertahun-tahun,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Baca juga : Turis Rusak Kursi Kristal Usai Berfoto Di Museum

Reaksi masyarakat di media sosial sangat keras. Banyak yang mengecam tindakan si turis dan menuntut agar diberi sanksi tegas.

Beberapa komentar mengatakan, dia harus didenda, dideportasi dan dilarang mengunjungi tempat-tempat konservasi satwa liar seumur hidup. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.