Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Atletico Madrid Tekuk Sevilla 3-1, Baena Borong 2 Gol
- Ini 23 Pemain Timnas U-20 Buat Kualifikasi Piala Asia 2027
- Hasil Liga Inggris: Suprs dan Liverpool Gagal Menang, Everton Imbang
- Juventus Atasi Parma, Bianconeri Tempel Napoli di Puncak Klasemen
- Ini Jurus Kementerian UMKM lahirkan 10 juta Wirausaha Baru
Produk UMKM Diserbu, Warga Shanghai Rela Antre Demi Cicipi Jajanan RI
Minggu, 30 Agustus 2026 13:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Shanghai sukses menyulap pusat perbelanjaan elit di Tiongkok menjadi etalase megah budaya Nusantara melalui ajang 'Spirit of Indonesia (SOI) 2026', Sabtu (29/8/2026) akhir pekan lalu. Lewat acara ini, keragaman seni dan budaya Indonesia dihadirkan tepat di jantung kota Shanghai.
Gelaran bertajuk An Odyssey through the Island of Opportunity yang dihelat di Raffles City Changning ini sengaja mengusung konsep interaktif. Warga lokal beserta ekspatriat tidak sekadar diposisikan sebagai penonton, melainkan diajak langsung menjelajahi tradisi lintas pulau, mencecap cita rasa kuliner, hingga mempraktikkan proses pembuatan kerajinan tangan.
Konsul Jenderal RI di Shanghai, Berlianto Situngkir, menegaskan bahwa diplomasi kultural merupakan fondasi penting dalam mempererat kedekatan kedua negara.
Baca juga : Bersama BRI, Usaha Mikro Rawat Resep Terasi Kumbe Merauke Raih Pasar Lebih Luas
"Hubungan Indonesia dan China tidak hanya dibangun dari hubungan antar pemerintah, tapi juga melalui hubungan antar manusia kedua negara," ujar Berlianto saat memberikan sambutan.
Berlianto menilai diplomasi antarwarga (people-to-people) yang menyentuh sektor perdagangan, pendidikan, hingga kesenian akan jauh lebih efektif dalam menjembatani pemahaman antarnegara. Menurutnya, melalui perantara kuliner, musik, tari, dan kerajinan tangan inilah Indonesia bisa membagikan sekelumit identitas aslinya. Ia meyakini, kemampuan saling memahami akar budaya masing-masing akan mempermudah kedua bangsa untuk saling menangkap aspirasi satu sama lain ke depannya.
Kemeriahan acara tersebut dibuka oleh gemulai Tari Janger khas Bali. Seremonial pembukaan ini turut disaksikan langsung oleh jajaran korps diplomatik, termasuk Konsul Jenderal Uruguay sekaligus Dean of Shanghai Diplomatic Corps, Marcelo Magnou.
Baca juga : Polytron Luncurkan Oven 50 Liter Untuk UMKM Kuliner
Gema keberagaman Nusantara semakin terasa lewat kolaborasi apik antara musisi Indonesia dan Tiongkok. Menariknya, panggung budaya ini tak hanya diisi oleh seniman Tanah Air. Sejumlah penari asal Negeri Tirai Bambu juga unjuk kebolehan membawakan tarian tradisional Nusantara.
Antusiasme warga Shanghai semakin membludak saat mereka memadati area stan produk khas Indonesia. Publik lokal tampak asyik menikmati ragam olahan kopi, camilan, dan kuliner tradisional yang sengaja didatangkan untuk mencerminkan realitas kehidupan sehari-hari masyarakat Nusantara.
Kehangatan acara tersebut akhirnya berlabuh pada lokakarya membatik yang digelar di area stan KJRI Shanghai. Di bawah panduan tim penyelenggara, para pengunjung rela antre untuk menjajal langsung sensasi menorehkan malam di atas kain dan membawa pulang karya seni tersebut sebagai cenderamata yang berkesan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya