Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Eropa Ketar-ketir Tanggapi Hasil Pemilu Di Jerman
AfD Menang Banyak, Trump & Musk Happy
Selasa, 8 September 2026 06:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Partai sayap kanan Jerman, Alternative für Deutschland (AfD), menang telak dalam Pemilihan Umum (Pemilu) negara bagian Saxony-Anhalt, Minggu (6/9/2026).
AfD menjadi kekuatan terbesar di parlemen negara bagian. Kini, partai itu harus membuktikan apakah bisa menembus “tembok” partai-partai lain dan mampu membentuk pemerintahan.
AfD meraup hampir 44 persen suara. Angka ini jauh meninggalkan Christian Democratic Union (CDU) yang dikomandoi Kanselir Jerman Friedrich Merz, hanya meraup 17 persen suara.
Politisi unggulan AfD Ulrich Siegmund mengucapkan terima kasih kepada pengusaha Amerika Serikat (AS) Elon Musk atas dukungannya via serangkaian cuitannya.
“Terima kasih atas dukungan Anda serta pandangan Anda yang jelas dan sangat penting mengenai perkembangan politik saat ini,” cuit Siegmund di akun X-nya sembari me-mention akun Elon Musk, Minggu (6/9/2026).
Menurutnya, AfD siap menjalin kerja sama yang kuat dan konstruktif dengan perwakilan dari Musk.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga ikutan kepo hasil Pemilu ini. Trump mengunggah tangkapan layar proyeksi Pemilu tanpa disertai komentar di platform Truth Social miliknya, Sabtu (5/9/2026).
Baca juga : Menkes Ungkap Bahaya Abu Vulkanik, Keluar Rumah Pakai Masker
Sementara, Utusan Kepresidenan Rusia Kirill Dmitriev menyalin tangkapan layar unggahan Trump tersebut dan memuji kemenangan AfD.
“Ini kemenangan bersejarah bagi AfD yang pragmatis,” tulis Dmitriev dikutip dari Guardian, Senin (7/9/2026).
AfD merupakan partai yang pro-Kremlin.
Partai ini mendesak penghentian dukungan bagi Ukraina dan mendorong agar warga Ukraina tidak lagi diberikan status pengungsi. Sementara, sejumlah pejabat Eropa ketar-ketir atas kemenangan AfD ini.
Menteri Urusan Eropa Prancis Benjamin Haddad mengatakan, kemenangan AfD sebagai momen krusial bagi Eropa dan memperingatkan nasionalisme serta xenofobia tidak akan pernah menjadi solusi.
“Dengan kerendahan hati, kami harus mendengarkan segala kemarahan, kekhawatiran dan ketakutan itu, lalu menanggapinya,” pesan Haddad.
Dia mengingatkan, Jerman tidak boleh melupakan sejarah.
Baca juga : Alhamdulillah, Bank Dalam Kondisi Baik
Perdana Menteri (PM) Polandia Donald Tusk ikut berkomentar miris atas kemenangan AfD.
“Di Polandia, hanya orang bodoh atau pengkhianat yang bisa bersukacita atas kemenangan AfD di Jerman,” sindirnya.
Meski meraih kemenangan telak, AfD gagal mencapai mayoritas. Partai tersebut mengincar mayoritas mutlak di badan legislatif negara bagian agar dapat memerintah sendiri dan menembus apa yang disebut sebagai firewall atau tembok penghalang. Ini adalah istilah di dunia politik Jerman.
Partai-partai arus utama di Negeri Der Panzer menolak bekerja sama dan berkoalisi dengan AfD.
Hasil akhir menunjukkan, AfD meraup 39 kursi dari total 83 kursi. Itu artinya, AfD kekurangan tiga kursi untuk menjalankan pemerintahan tanpa koalisi.
Masih belum jelas bagaimana AfD akan membentuk pemerintahan. Pasalnya, partai tersebut telah menutup kemungkinan bergabung dalam koalisi.
AfD meraih 43,8 persen suara, lebih dari dua kali lipat perolehan mereka lima tahun lalu di wilayah berpenduduk sekitar 2,1 juta jiwa di sebelah barat Berlin.
Baca juga : Tol Palembang-Prabumulih Ditutup, Asap Karhutla Belum Reda
Hasil tersebut menjadikan AfD sebagai partai sayap kanan pertama yang meraih kekuasaan di tingkat negara bagian di Jerman sejak Perang Dunia II.
Sementara CDU meraup 17,2 persen suara. Mereka kehilangan sekitar separuh dukungannya.
Partai Demokrat Sosial (berhaluan kiri-tengah) memperoleh 9,3 persen suara, Partai Hijau 8,9 persen suara dan Partai Kiri 8,6 persen suara. Masing-masing partai itu meraup delapan kursi.
Sedangkan Partai populis Bündnis Sahra Wagenknecht (BSW) meraih 5,3 persen suara dan lima kursi.
Institut Ekonomi Jerman telah memperingatkan adanya dampak luas bagi perekonomian Jerman, baik di negara bagian Saxony-Anhalt maupun wilayah lainnya, jika AfD menang. DAY
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Selasa, 8 September 2026 dengan judul "Eropa Ketar-ketir Tanggapi Hasil Pemilu Di Jerman AfD Menang Banyak, Trump & Musk Happy"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya