Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Arema FC Dibantai Persija, Walisson Maia Minta Maaf kepada Aremania
- Inter Milan Tekuk Shakhtar Donetsk, Carlos Augusto Jadi Penentu
- Mbappe Brace, Real Madrid Hajar RB Leipzig
- Jakmania Dilarang Hadiri 6 Laga Tandang, PSSI Sanksi Persija-Persita
- Madura United Vs Persib Bandung, Jadwal Padat Jadi Kendala
Perkuat Kemitraan Lewat Pendidikan & Dialog Dengan Warga
AII Roadshow Ke Jakarta Hingga Sulawesi
Kamis, 22 Oktober 2026 07:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Hubungan diplomasi yang kokoh sering kali tumbuh lewat interaksi hangat antarmasyarakat. Semangat inilah yang dibawa oleh Dewan Australia-Indonesia Institute (AII) saat melakukan kunjungan kerja ke Indonesia pada 12 hingga 16 Oktober 2026.
Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia Rod Brazier mengatakan, delegasi AII menjelajahi Jakarta hingga Sulawesi Utara selama lima hari. Mereka membaur dan berdialog langsung dengan jajaran pemerintah, pelaku bisnis, pegiat seni, hingga tokoh budaya demi memperkuat fondasi kemitraan strategis kedua negara.
“Australia-Indonesia Institute berkomitmen untuk memperdalam kerja sama Australia-Indonesia di berbagai sektor. Termasuk pendidikan, bisnis, media, agama, kepemudaan, dan pembangunan masyarakat,” ucap Dubes Brazier dalam keterangannya, Rabu (21/10/2026).
Baca juga : BCA Apresiasi Inovasi Guru dalam Teacher Tech Championship 2026
Salah satu momen berkesan dalam agenda di Jakarta adalah pertemuan dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti. Pertemuan ini terasa hangat, mengingat Abdul Mu’ti merupakan salah satu alumni program unggulan AII, yakni Australia-Indonesia Muslim Exchange Program (AIMEP).
Perjalanan kemudian berlanjut ke tanah Minahasa, Sulawesi Utara. Di sana, Dewan AII menyambangi SMP Lokon St. Nikolaus di Tomohon yang terlibat aktif dalam Australia-Indonesia Bridge School Partnership.
Para anggota dewan melihat bagaimana jalinan kemitraan sekolah tersebut dengan St Columba College di Adelaide, Australia, mampu membuka wawasan para siswa dan guru.
Baca juga : Komite Madrasah Jadi Wadah Partisipasi Masyarakat Tingkatkan Mutu Pendidikan
Tak hanya fokus pada ruang kelas, AII juga merangkul pemerintah daerah. Diskusi hangat terjalin saat Dewan AII bertemu dengan Wakil Wali Kota Tomohon Sendy G. A. Rumajar, serta Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang.
Keduanya menyoroti kontribusi para peneliti lokal yang menggerakkan berbagai inisiatif riset melalui Partnership for Australia-Indonesia Research serta platform Australia-Indonesia Knowledge Partnership Platform (Koneksi).
Rangkaian kunjungan ini ditutup dengan nostalgia bersama para alumni program pertukaran. Anggota Dewan AII bertatap muka dengan alumni AIMEP, Australia-Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP), hingga penerima Elizabeth O’Neill Journalism Award Program.
Baca juga : Rasio Dosen dan Mahasiswa dalam Meningkatkan Interaksi Akademik di UNIVA Medan
AII didirikan Pemerintah Australia tahun 1989. Program ini terus konsisten menjadi jembatan penghubung kelembagaan dan emosional antara warga Australia dan Indonesia. Mulai dari panggung seni, ruang pendidikan, dialog lintas agama, hingga lapangan olahraga. [LDU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya