Dark/Light Mode
- Sidang Gus Yaqut, Saksi Ceritakan Evaluasi Pelayanan Haji 2024
- KPK Lantik 7 Pejabat, Achmad Taufik Husein Jadi Direktur Penyidikan
- Ditelepon Teddy, Dirut KAI Merapat ke Istana
- Gunung Semeru 6 Kali Batuk-Batuk, Hindari Radius 13 Km Dari Pusat Erupsi
- Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Dimulai, Pendaftaran 5-10 November 2026
Dari GOR Ke KRI, Mahasiswa ARS YARSI Perkaya Pengalaman Lapangan
Pemerhati Kesehatan
RM.id Rakyat Merdeka - Salah satu kegiatan utama perguruan tinggi adalah pengabdian kepada masyarakat, selain pendidikan dan penelitian. Dalam rangka menjalankan kegiatan tersebut, mahasiswa Program Studi (Prodi) Magister Administrasi Rumah Sakit (ARS) angkatan 7 Sekolah Pascasarjana (SPS) Universitas YARSI menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat di GOR Jakarta Utara pada 5 November 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Militer Universitas Pertahanan, sebagaimana terlihat dalam foto bersama. Ada empat bentuk kegiatan yang dilakukan. Pertama, pemeriksaan tanda-tanda vital dan laboratorium sederhana. Kedua, konsultasi dengan dokter yang melibatkan mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kedokteran Militer. Ketiga, pemeriksaan dan penanganan kesehatan gigi. Keempat, pemberian obat-obatan dan bahan pokok.
Sekitar 100 orang mengikuti pemeriksaan kesehatan tersebut. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah gangguan kesehatan, seperti peningkatan kadar gula darah dan hipertensi. Data hasil pemeriksaan selanjutnya akan dianalisis lebih mendalam sebagai bahan tindak lanjut.
Baca juga : Kenali Jenisnya, Kelompok Risiko Tinggi Harus Dirawat
Setelah kegiatan di GOR Jakarta Utara selesai, rombongan Prodi Magister Administrasi Rumah Sakit (ARS) mendapat kesempatan istimewa untuk mengunjungi KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (992). Kapal tersebut merupakan Kapal Bantu Rumah Sakit (BRS) milik TNI Angkatan Laut.
Kapal ini memiliki fasilitas kesehatan yang setara dengan rumah sakit tipe C, lengkap dengan ruang perawatan, ruang bersalin, ruang operasi, ICU, serta ruang radiologi yang dilengkapi alat CT scan. Seluruh fasilitas tersebut dikunjungi oleh mahasiswa magister dan dosen Prodi ARS Universitas YARSI.
Sebagai insan kesehatan Indonesia, kami bangga melihat kapal rumah sakit milik bangsa dengan fasilitas yang begitu lengkap. KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat merupakan satu dari tiga kapal rumah sakit yang dimiliki Indonesia.
Baca juga : Enam Kandidat Dirjen WHO
Setelah mengunjungi KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (992), rombongan Prodi ARS Universitas YARSI juga mendapat kehormatan untuk diterima di RSPAD Gatot Soebroto.
Kita ketahui bahwa RSPAD Gatot Soebroto merupakan rumah sakit rujukan tertinggi bagi rumah sakit TNI di seluruh penjuru Nusantara. Rumah sakit ini dibangun oleh Pemerintah Belanda pada Oktober 1936 dengan nama "Groot Militair Hospitaal Weltevreden".
Kini, visi RSPAD Gatot Soebroto adalah menjadi rumah sakit berstandar kepresidenan yang merupakan kebanggaan prajurit, keluarga besar TNI, serta masyarakat.
Baca juga : Pertemuan Ilmiah “Comprehensive Vaccinology” Ke-18
Rangkaian kegiatan sepanjang hari yang dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit (ARS) angkatan 7 Sekolah Pascasarjana Universitas YARSI tersebut jelas memberikan manfaat besar bagi mahasiswa dan sivitas akademika. Kegiatan ini juga memperkaya sekaligus memperkokoh keilmuan yang selama ini dipelajari.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.