Dark/Light Mode

59 Tahun Universitas YARSI Dan Sehatnya Bersepeda

Minggu, 21 Juni 2026 14:14 WIB
Prof. Tjandra Yoga
Prof. Tjandra Yoga
Pemerhati Kesehatan

RM.id  Rakyat Merdeka - Pada 1967 berdiri Sekolah Tinggi Kedokteran YARSI yang peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Ibu Tien Soeharto. Kemudian pada 1989 berdiri Universitas YARSI yang hingga kini telah memiliki enam fakultas dan Sekolah Pascasarjana.

Sekolah Pascasarjana Universitas YARSI saat ini memiliki lima program studi, yaitu Magister Manajemen, Magister Kenotariatan, Magister Biomedik, Magister Administrasi Rumah Sakit, dan Doktor Biomedik.

Baca juga : 5 Pemain Persib dengan Menit Bermain Terbanyak

Perayaan ulang tahun ke-59 kali ini diisi antara lain dengan Orasi Ilmiah oleh Prof. Yusril Ihza Mahendra, berbagai kegiatan ilmiah dan sosial, serta Fun Walk di kawasan Car Free Day. Saya sendiri tidak ikut berjalan kaki, melainkan bersepeda. Jarak dari rumah saya di Cilandak ke lokasi Fun Walk di dekat Bundaran HI sekitar 15 kilometer, sehingga perjalanan pulang-pergi mencapai 30 kilometer. Saya memang mengupayakan bersepeda sejauh 30 kilometer setiap hari Minggu sebagai bagian dari menjaga kebugaran di usia 70 tahun.

Menurut National Institutes of Health (NIH) Amerika Serikat, bersepeda merupakan latihan low-impact yang baik bagi lansia. Disebutkan bahwa bersepeda bermanfaat bagi kesehatan kardiovaskular, membantu memperbaiki mobilitas sendi, serta meningkatkan keseimbangan tanpa memberikan beban berlebihan pada lutut dan pinggul. Namun, aspek keamanan tetap menjadi prioritas utama. Karena itu, saya biasanya bersepeda dengan santai dan tidak terburu-buru.

Baca juga : Universitas Mercu Buana Buka Beasiswa SNBT 2026

Sementara itu, National Seniors Australia menyebutkan empat manfaat bersepeda secara rutin. Pertama, mengurangi risiko penyakit jantung, hipertensi, dan stroke. Kedua, memperkuat otot serta membantu menjaga keseimbangan tubuh. Ketiga, bermanfaat bagi kesehatan mental karena merangsang pelepasan endorfin sehingga dapat menurunkan stres dan tingkat kecemasan. Keempat, karena termasuk olahraga low-impact, bersepeda lebih ramah terhadap persendian dibandingkan berlari.

Di sisi lain, lembaga tersebut juga menegaskan bahwa lansia perlu berhati-hati saat bersepeda untuk menghindari kecelakaan lalu lintas.

Baca juga : Persija Dan Mauricio Souza Sepakat Berpisah

Selamat menikmati Car Free Day, selamat bersepeda bagi para lansia maupun kaum muda, serta selamat ulang tahun ke-59 Universitas YARSI. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.