Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dorong Kesehatan Kulit Anak, Makuku Hadirkan Popok Anti Ruam
Senin, 5 Agustus 2024 18:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Masalah kesehatan kulit seperti ruam popok dapat menyebabkan bayi merasa tidak nyaman dan rewel, yang akhirnya membuat mereka malas bergerak.
Menurut data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), sekitar 7-35 persen bayi berusia 9-12 bulan mengalami ruam popok.
Ketidaknyamanan ini mengakibatkan bayi cenderung kurang aktif dan menghambat perkembangan motoriknya.
“Anak-anak pada masa pertumbuhan sangat membutuhkan kebebasan untuk bereksplorasi, ini bagian penting dari pertumbuhan dan perkembangan mereka. Bebas bereksplorasi berarti orang tua memberikan ruang bagi anak untuk belajar mengenali lingkungan sekitarnya dan melatih kemampuan diri mereka," jelas Dokter Spealis Anak RS Pondok Indah Bintaro Jaya Nitish Basant Adnani dalam keterangannya, Senin (5/8/2024).
Nitish menambahkan, dengan membiarkan anak bebas bereksplorasi, para orangtua juga dapat mengidentifikasi minat dan bakat si kecil.
Baca juga : Beri Layanan Kesehatan bagi Mustahik, Rumah Sehat BAZNAS Didirikan di Pesawaran
Memberikan kebebasan anak dalam bereksplorasi sebaiknya disertai dengan perawatan yang tepat.
"Maka dari itu, memilih popok yang tepat agar si kecil lebih nyaman dalam bereksplorasi," ujarnya.
Popok yang tepat tidak hanya membantu mencegah ruam popok, tetapi juga memberikan kenyamanan yang memungkinkan si kecil untuk bergerak leluasa.
"Orangtua harus memperhatikan kesehatan kulit bayi anak dengan mengganti popok setiap 3 jam sekali. Perpaduan antara stimulasi yang tepat dan perawatan yang baik dapat mendukung anak untuk tumbuh dan berkembang sesuai potensinya," ucap Nitish.
Sementara itu, Head of Communications MAKUKU Indonesia Titi Nurmalasari mengatakan, perkembangan anak melibatkan berbagai tahapan pertumbuhan yang saling berhubungan.
Baca juga : Dukung Inklusi Keuangan Digital, Bank DKI Hadir Di FEKDI 2024
Untuk melewati proses tersebut, orangtua seringkali dihadapkan beberapa tantangan seperti bagaimana cara efektif mendukung si kecil mencapai perkembangan yang optimal.
Salah satunya, kesehatan kulit dan kenyamanan anak terutama dalam menekan risiko ruam popok.
Karena ketidaknyamanan akibat ruam popok adalah salah satu hambatan utama bagi anak dalam bereksplorasi.
"Dengan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pemilihan popok yang tepat dan rutin menggantinya 2-3 jam sekali atau sesering mungkin sesuai anjuran IDAI, diharapkan anak-anak dapat bergerak dengan nyaman tanpa risiko ruam popok yang mengganggu," jelas Titi.
Kekurangan aktivitas fisik di masa-masa awal pertumbuhan ini dapat berdampak negatif pada kemampuan motorik si kecil di kemudian hari.
Baca juga : Dorong Kelestarian Alam, LPKR Komit Percepat Dekarbonisasi
Gerakan aktif seperti merangkak, berguling, dan berjalan sangat penting untuk perkembangan otot dan koordinasi bayi.
Winona Willy sebagai mom influencer sangat peduli dengan kesehatan kulit anaknya. Dia memilih popok yang nyaman dan tipis sangat membantu anak-anak bebas bergerak dan bereksplorasi tanpa hambatan.
"Dengan popok yang tipis dan mampu menjaga permukaan tetap kering lebih lama, anak kita bisa bermain, belajar, dan tumbuh dengan optimal. Dulu aku berpikir kalau popok yang tebal bisa menjamin popok tidak bocor," ujar Willy.
MAKUKU, sebagai popok dengan teknologi SAP Thin Core yang diproduksi secara lokal.
"Dengan inti penyerap SAP Thin Core, popok tidak mudah menggumpal meski si kecil aktif bergerak. Komponen SAP dalam popok MAKUKU tetap stabil walaupun terguncang," ujar Titi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya