Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Di Balik Nikmatnya Gorengan, Ini Kandungan Dan Dampak Negatifnya
Minggu, 13 Oktober 2024 15:53 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Siapa tak akrab dengan gorengan, makanan enak murah meriah yang mudah didapatkan hampir di mana saja?
Baca juga : Jelang Laga Lawan Bahrain, Tim Garuda Nikmati Latihan Dan Tanpa Beban
Gorengan adalah makanan yang digoreng dalam minyak panas, biasanya menggunakan bahan utama seperti tepung terigu, kentang, tahu, atau tempe. Berikut rincian penjelasan Gizi Nusantara mengenai kandungan utama gorengan, seperti disampaikan melalui akun Instagramnya:
- Tepung Terigu: Tepung terigu adalah bahan utama dalam banyak gorengan. Tepung terigu mengandung karbohidrat sederhana yang cepat diserap tubuh dan dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah, jika dikonsumsi berlebihan.
- Minyak Goreng: Gorengan yang digoreng dalam minyak, sering kali menggunakan minyak yang telah digunakan berulang kali (minyak jelantah). Minyak ini mengandung lemak trans dan senyawa berbahaya lainnya seperti akrilamida, yang dapat terbentuk ketika makanan bertepung digoreng pada suhu tinggi.
Baca juga : Wika Salim, Cium Penonton Sampai Pingsan
Tak hanya menjelaskan kandungan gorengan, Gizi Nusantara juga membeberkan dampak negatif camilan yang banyak difavoritkan masyarakat. Berikut uraiannya:
- Meningkatkan risiko penyakit jantung. Lemak trans yang terbentuk selama proses penggorengan, terutama jika minyak digunakan berulang kali, dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kolesterol baik HDL). Hal ini meningkatkan risiko aterosklerosis dan penyakit jantung.
- Obesitas dan Kegemukan. Kandungan kalori yang tinggi dalam gorengan, terutama dari minyak dan tepung terigu, dapat menyebabkan penumpukan lemak tubuh, jika dikonsumsi secara berlebihan. Hal ini dapat meningkatkan risiko obesitas, yang menjadi faktor risiko berbagai penyakit kronis seperti diabetes tipe 2 dan tekanan darah tinggi.
- Masalah Pencernaan. Lemak berlebih dalam gorengan dapat memperlambat proses pencernaan dan menyebabkan perut kembung, asam lambung meningkat, serta memperburuk kondisi seperti GERD.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya