Dark/Light Mode
Pond`s Bright Miracle Debut di JFW 2027 Dukung Transformasi & Persahabatan
RM.id Rakyat Merdeka - Persahabatan dan keberanian menjadi diri sendiri menjadi pesan yang diangkat Pond's’ Bright Miracle dalam debutnya di Jakarta Fashion Week (JFW) 2027.
Melalui panggung Pond's’ Bright Miracle Runway bertema Transform to Transcend, brand kecantikan ini menggandeng tiga label fesyen lokal untuk menerjemahkan makna transformasi perempuan lewat karya busana.
Digelar pada 31 Oktober 2026, peragaan busana tersebut menghadirkan koleksi dari MORAL, Tanah le Saé, dan Christin Wu.
Ketiganya menawarkan interpretasi berbeda tentang perjalanan perempuan, mulai dari menerima keunikan diri, menghargai hubungan persahabatan, hingga menjadikan pengalaman masa lalu sebagai bekal untuk terus berkembang.
Suasana runway semakin semarak dengan kehadiran tiga Real Glow Muse, yakni Erika Richardo, Rebecca Klopper, dan Gaby Saputra yang membawakan koleksi masing-masing desainer.
Brand Manager Pond's Rahmadina Dwitri Meldi mengatakan, tema Transform to Transcend ingin mengajak perempuan memahami bahwa transformasi kecantikan bukan semata-mata mengikuti tren atau mencoba berbagai beauty hacks yang sedang populer.
Menurutnya, kulit sehat dan bercahaya merupakan hasil dari proses perawatan yang konsisten, bukan perubahan instan.
Baca juga : Jennifer Bachdim & 7 Miracle Models Ramaikan JFW 2027 Ajak Perempuan Tampil PeDe
"Transformasi kulit yang nyata menuju real glow tidak harus didapatkan dari mengejar beauty hype, melainkan dari sebuah proses yang dibangun melalui perawatan kulit secara konsisten dengan science," ujar Rahmadina dalam keterangannya, Senin (2/11/2026).
Rahmadina menjelaskan, Pond's ’Bright Miracle mengandalkan teknologi Niasorcinol™, perpaduan Niacinamide dan E-Resorcinol yang diklaim bekerja menyamarkan noda hitam hingga lapisan epidermis.
Teknologi tersebut dikembangkan untuk membantu kulit tampak lebih cerah merata dan bercahaya.
Pesan transformasi itu kemudian diterjemahkan melalui tiga koleksi fesyen dengan karakter berbeda.
MORAL menghadirkan koleksi bertajuk 'PULANG' yang dirancang Andandika Surasetdja. Koleksi ini memaknai transformasi sebagai keberanian untuk mengenali, menerima, sekaligus merayakan keunikan diri.
Perpaduan organza, tulle, satin, dan denim menggambarkan keseimbangan antara kelembutan dan ketegasan.
Menariknya, koleksi ini juga melibatkan kolaborasi dengan label aksesori KAR milik sahabat Andandika, Tania Kardin. Kreasi bunga anggrek menjadi elemen aksesori yang melengkapi koleksi tersebut.
Baca juga : LEPAS Gandeng Jakarta Fashion Week, Satukan Gaya Hidup dan Mobilitas Modern
Bunga ini dipilih sebagai simbol kesabaran, transformasi, dan keindahan yang langka.
Sementara itu, Tanah le Saé membawa koleksi 'The Colour: Purple' yang terinspirasi dari sosok purple person, yakni seseorang yang meninggalkan kesan mendalam dalam perjalanan hidup. Dua desainer di balik label tersebut,
Denniel Richard dan Andika Wiradiputra, memadukan unsur cinta, kepercayaan, dan kebersamaan sebagai representasi hubungan yang melampaui definisi konvensional.
Koleksi ini juga memanfaatkan kain vintage, sisa material, serta bahan dari koleksi terdahulu yang diolah kembali menjadi karya baru.
Bagi keduanya, transformasi bukan berarti meninggalkan masa lalu, melainkan menemukan makna baru dari pengalaman yang telah dilalui.
Berbeda dari dua label sebelumnya, Christin Wu menghadirkan koleksi 'Reminiscia' untuk merayakan satu dekade perjalanan kreatifnya.
Melalui koleksi tersebut, Christin menghidupkan kembali siluet dan detail ikonik dengan sentuhan lebih modern.
Baca juga : Jennifer Bachdim & 7 Miracle Models Ramaikan JFW 2027 Ajak Perempuan Tampil PeDe
Ia juga menandai babak baru perjalanan kariernya melalui koleksi busana pertamanya. Elemen floral, mutiara, dan pita menjadi bagian penting dalam koleksi yang menggambarkan berbagai fase perjalanan perempuan.
Ketiganya sekaligus merepresentasikan keindahan, kelembutan, dan proses evolusi diri. Erika Richardo, salah satu Real Glow Muse, menilai dukungan sahabat memiliki peran penting dalam membantu perempuan lebih berani mengeksplorasi diri.
Menurut Erika, perempuan masih kerap dihadapkan pada ekspektasi orang lain, termasuk mengenai penampilan dan cara mengekspresikan diri.
"Real transformation akan muncul ketika kita merasa nyaman menjadi diri sendiri dan bisa merayakan keunikan yang kita punya. Apalagi dengan kehadiran para sahabat yang selalu mendukung, kita jadi lebih percaya diri untuk berani melampaui batasan-batasan semu," kata Erika.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.