Dark/Light Mode

DKI Pasang CCTV Dan Siagakan Petugas Untuk Antisipasi Pencurian Besi JPO

Selasa, 15 April 2025 14:35 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak cepat menyikapi pencurian besi di sejumlah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Ibu Kota.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan, memasang kamera pengawas atau CCTV serta menempatkan petugas keamanan di beberapa JPO sebagai langkah antisipatif. 

“Tentunya dengan beberapa titik kami akan pasang CCTV. Pokoknya, kami tidak ingin mengulang dengan gampang orang melakukan pencurian,” ujar Pramono saat ditemui di Balai Kota, Selasa (15/4/2025). 

Langkah ini merupakan respons langsung terhadap viralnya video pencurian besi anak tangga di JPO Jalan Daan Mogot, Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Dalam video tersebut, tampak kondisi JPO yang bolong-bolong karena 10 besi anak tangganya telah hilang, menyulitkan masyarakat yang melintas. 

Baca juga : Ketua Dewan Pers Apresiasi Pengamanan Mudik

Tak hanya di Daan Mogot, kasus serupa juga terjadi di JPO Kampung Bandan, di mana beberapa pelat besi raib hingga mengakibatkan anak tangga berlubang. Akibatnya, warga terpaksa melewati tangga dengan ekstra hati-hati. Beberapa warga berinisiatif menutup lubang dengan papan agar tetap bisa dilalui. 

“Kami pasang CCTV di mana-mana dan kami juga akan menaruh orang untuk melakukan pengawasan terhadap hal itu,” tegas Pramono. 

Pramono juga mengungkapkan bahwa dirinya telah menerima laporan terkait kejadian tersebut dan langsung memerintahkan jajarannya untuk memeriksa rekaman CCTV yang ada di lokasi. Hal ini dilakukan agar pelaku bisa segera diidentifikasi dan ditindak secara hukum. 

“Memang itu dicuri dan kami segera tindak lanjuti,” ujar Pramono. 

Baca juga : MIND ID Targetkan Pasok Energi Untuk Elektrifikasi Seluruh Sumatera

Menurutnya, pencurian fasilitas umum bukan hal yang baru di Jakarta. Ia mencontohkan pencurian lampu penerangan yang pernah terjadi di kawasan Semanggi, sehingga membuat area yang sebelumnya terang benderang menjadi gelap gulita. 

“Kasusnya juga sama, pencurian. Memang, apa ya, Jakarta ini kadang-kadang terlalu menarik, ada yang kemudian dicuri,” ucap Pramono menyesalkan kondisi tersebut. 

Ia pun menekankan bahwa yang dirugikan dalam kejadian seperti ini tidak hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat yang sangat membutuhkan fasilitas umum untuk beraktivitas sehari-hari. 

“Yang dirugikan tidak hanya pemerintah tetapi juga warga yang selama ini menggunakan JPO,” lanjutnya. 

Baca juga : PNM Peduli Masa Depan Sehat, Salurkan Bantuan Sanitasi Layak dan Air Bersih

Sebagai solusi jangka panjang, Pemprov DKI Jakarta akan meningkatkan sistem pengawasan di seluruh fasilitas umum rawan pencurian. Selain pemasangan CCTV, penempatan petugas lapangan juga akan dimaksimalkan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan tidak ada lagi kasus pencurian fasilitas umum di Jakarta, dan kenyamanan serta keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama Pemprov DKI.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :