Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Cegah Macet Terulang, Kepala KSOP Priok Hermanta Turun ke Jalan
Sabtu, 26 April 2025 13:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok Hermanta mengantisipasi kemacetan horor agar tidak terulang.
Untuk itu, Hermanta terjun langsung ke lapangan untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di depan Jalan Bogasari menuju pintu Tol Koja pada Jumat (25/4/2025) malam.
Adapun, kemacetan ini disebabkan oleh dua unit truk trailer yang mogok akibat mesin yang mengalami overheat.
Hermanta mengaku telah memonitor di KSOP Command Center. Terminal terlihat lenggang karena penyandaran kapal diatur dengan ketat agar volume kendaraan menuju jalan utama normal.
Baca juga : Arus Mudik Lancar, Kecelakaan Di Tol Tangerang-Merak Turun Selama Lebaran
Namun, di jalur Koja sampai Cilincing, kembali terlihat antrean panjang pada pukul 22.15 WIB. Ia mengaku, dengan tim segera turun ke lapangan untuk mengurai dan memeriksa sumber kemacetan. Ternyata ada dua mobil truk mogok di depan Koja dan depan pintu keluar NPCT.1.
"Alhamdulillah pukul 23.30 WIB personil dari Kepolisian dan Sudinhub Jakarta utara datang mendukung penguraian kemacetan dengan melaksanakan buka tutup jalur Keramat Jaya dan Cilincing sehingga pukul 02.30 WIB arus lalu lintas terkendali dan lancar kembali," ungkap Hermanta, di Jakarta, Sabtu (26/4/2025).
Dia menegaskan, pentingnya kelancaran jalan raya di sekitar pelabuhan untuk mendukung arus kendaraan logistik.
KSOP Utama Tanjung Priok bersama tim langsung turun tangan untuk mengurai kemacetan dengan menghubungi pihak-pihak terkait guna memastikan kelancaran arus lalu lintas, khususnya truk yang keluar dari terminal pelabuhan Tanjung Priok.
Baca juga : Liga Italia, La Viola Minta Kiper De Gea Bertahan
Hermanta menilai, kelancaran jalan raya di sekitar pelabuhan sangat penting untuk memastikan truk-truk logistik dapat keluar dan memasuki terminal pelabuhan dengan lancar.
"Kami tidak ingin adanya hambatan yang dapat mempengaruhi proses distribusi logistik nasional," ujarnya.
Sebagai langkah koordinasi, kata Hermanta, KSOP Utama Tanjung Priok juga meminta bantuan dari Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara dan Kepolisian Sektor Koja dan Cilincing untuk melakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka tutup jalur di kawasan Cilincing, tepatnya di depan SPBU Coco Tanah Merdeka.
Upaya ini dilakukan untuk mengatasi kemacetan yang disebabkan oleh truk mogok dan memastikan kelancaran arus lalu lintas, terutama bagi truk-truk yang akan menuju dan keluar dari pelabuhan.
Baca juga : Jangan Takut Berantas Bandar Besar Di Jakarta
"KSOP Utama Tanjung Priok terus berkomitmen untuk terus menjaga kelancaran operasional pelabuhan dan mendukung kelancaran distribusi logistik di Jakarta," jelasnya.
Sementara.Ketua Umum Asosasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Jakarta Adil Karim mengapresiasi reaksi cepat oleh KSOP Tanjung Priok dalam setiap kali adanya potensi kemacetan di kawasan Tanjung Priok.
"Tentu sangat kita apresiasi, Hermanta sebagai pimpinan KSOP Priok telah beberapa kali mau turun langsung kelapangan mengurai kemacetan. Ini representasi contoh pejabat yang memiliki integritas dalam menjalankan tupoksinya," pujinya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya