Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Isu Petugas Viral, KAI Commuter Tegaskan Tak Ada Sanksi PHK
Kamis, 27 November 2025 21:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - KAI Commuter menegaskan tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap petugas yang viral terkait kasus barang tertinggal pengguna commuter line. Perusahaan menyebut masih melakukan penelusuran untuk memastikan kejadian sebenarnya, sekaligus berkoordinasi dengan mitra pengelola petugas front liner. VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menegaskan evaluasi internal masih berjalan dan seluruh layanan tetap mengikuti SOP.
Kata dia, KAI Commuter tidak melakukan pemecatan sebagaimana isu beredar, karena memiliki aturan dan prosedur terkait kepegawaian yang tetap mengacu pada regulasi ketenagakerjaan.
“Sebagai tahap awal, tentunya kami melakukan koordinasi kepada pihak mitra pengelola petugas front liner,” ujar Karina, dalam keterangan tertulis, Kamis (26/11/2025).
Baca juga : Pertamina Komitmen Keterbukaan Informasi, Tangkal Disinformasi Publik
Ia menambahkan bahwa seluruh petugas di lapangan selalu diarahkan untuk menjalankan SOP dengan baik agar pelayanan kepada pengguna tetap terjaga.
Karina juga menegaskan bahwa tidak ada pemberhentian terhadap petugas front liner seperti yang ramai dibahas di media sosial. “Pihak mitra masih melakukan evaluasi internal untuk melihat lebih jelas kondisi yang terjadi,” jelasnya.
KAI Commuter akan melakukan evaluasi secara menyeluruh sehingga agar situasi serupa dapat dicegah ke depannya. Kami mengingatkan kembali bahwa barang pribadi yang tertinggal di dalam commuter line merupakan tanggung jawab pengguna. Karena itu kami mengimbau agar seluruh pengguna tetap menjaga dan memperhatikan barang bawaannya dengan baik.
Baca juga : IPR: Prabowo Hadiri KTT Gaza Di Mesir, Tegaskan Peran Indonesia
Setiap stasiun memiliki layanan lost and found. Barang yang ditemukan akan didata dan disimpan oleh petugas. Jika tidak diambil dalam kurun waktu tertentu di stasiun tujuan akhir, barang tersebut akan dipindahkan ke gudang pusat untuk penyimpanan lebih lanjut.
Pengambilan barang tertinggal dilakukan mengikuti prosedur yang berlaku. Namun pada prinsipnya, kami tetap mengajak seluruh pengguna commuter line untuk memastikan barang bawaannya aman dan tidak tertinggal.
“Barang bawaan merupakan tanggung jawab pelanggan,” tutup Karina.
Baca juga : Gelar Upacara HUT ke-80, KAI Tegaskan Semangat Semakin Melayani
Seperti diketahui, kasus seorang penumpang KRL kehilangan barang di kereta viral di media sosial. Kasus ini memicu isu pemecatan pegawai KAI yang kemudian dibantah oleh pihak KAI.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya