Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pramono: Penertiban Belakang Grand Indonesia dan Monas Harus Tuntas
Rabu, 25 Maret 2026 17:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan penertiban kawasan belakang Grand Indonesia (GI), Jakarta Pusat, harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak setengah hati.
"Kemudian untuk juru parkir dan juga peristiwa yang di Monas, saya minta untuk tetap dilanjutkan dan diambil tindakan tegas karena kami meminta agar Jakarta memberikan ketertiban untuk itu," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (15/3/2026).
Baca juga : Prabowo Salat Id di Aceh, Sapa Warga, Beri Bantuan, dan Tinjau Huntara
Pramono menekankan pentingnya konsistensi pemerintah kota dalam menjaga ketertiban di wilayah strategis ibu kota, terutama di kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat dan wisata.
"Termasuk saya juga secara pribadi menelepon langsung kepada Wali Kota Jakarta Pusat untuk yang di belakang Grand Indonesia yang sudah dibersihkan, harus terus dilanjutkan, tidak setengah hati lagi," katanya.
Baca juga : Prabowo: Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza Bukan untuk Lucuti Senjata Hamas
Sebelumnya, Wali Kota (Walkot) Jakpus, Arifin, mengatakan penertiban dilakukan agar kawasan Kebon Kacang kembali kondusif. Dia mengakui masih ada parkir liar di sana.
"Penertiban di kawasan Kebon Kacang dilakukan sebagai upaya mengembalikan fungsi sarana kota sebagaimana mestinya. Selama ini masih ditemukan parkir liar di beberapa titik yang mengganggu ketertiban serta kenyamanan lingkungan," kata Arifin, Selasa (10/3/2026).
Baca juga : Kadin: Investigasi USTR Tak Ganggu Ekspor Utama Indonesia
Lebih lanjut, video kondisi Jalan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat (Jakpus), yang semrawut karena parkir liar ramai dibahas di media sosial (medsos). Pemerintah Kota (Pemkot) Jakpus mengerahkan pasukan gabungan untuk menertibkan kondisi jalanan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya