Dark/Light Mode

Dharma Jaya Siapkan 900 Sapi Kurban ASUH untuk Iduladha 1447 H di Jakarta

Kamis, 30 April 2026 11:21 WIB
Ilustrasi sapi kurban. (Foto: Ist)
Ilustrasi sapi kurban. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Dharma Jaya menargetkan penyediaan 900 ekor sapi kurban untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Ibu Kota. Langkah ini dilakukan guna memastikan ketersediaan hewan kurban yang memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

“Prioritas kami adalah memberikan jaminan keamanan bagi konsumen. Setiap ekor sapi didatangkan dari wilayah telah terverifikasi dan wajib melewati proses karantina serta pemeriksaan ulang oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) Provinsi DKI Jakarta,” ujar Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman dalam keterangan resminya, Kamis (30/4/2026).

Dalam mendukung proses pemotongan, Perumda Dharma Jaya telah mengoptimalkan fasilitas Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Cakung yang telah tersertifikasi Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dan Halal. 

Fasilitas ini mampu memproses antara 200 hingga 250 ekor sapi per hari dengan sistem semi-mekanik yang menjamin efisiensi dan higienitas.

“Melalui sistem layanan terpadu ini, kami memastikan aspek higienitas tetap terjaga mulai dari hulu hingga hilir. Selain itu, kami juga menjamin manajemen limbah hasil pemotongan dilakukan sesuai dengan regulasi lingkungan hidup yang berlaku,” tambah Raditya.

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan JKM untuk Korban Kecelakaan Kereta

Sebagai bagian dari layanan terpadu, perusahaan juga mengerahkan sekitar 100 tenaga profesional, termasuk Juru Sembelih Halal (Juleha) bersertifikat dan tim pengemasan. Layanan yang ditawarkan mencakup pemotongan, pemisahan karkas, hingga pengemasan daging dalam berbagai ukuran untuk memudahkan distribusi kepada masyarakat.

Untuk meningkatkan transparansi dan kemudahan akses informasi, Perumda Dharma Jaya menyediakan data terkait klasifikasi hewan dan harga secara digital melalui kanal resmi, termasuk media sosial Instagram @djawarameat. 

“Penyediaan 900 ekor sapi ini diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah kurban dengan dukungan kualitas hewan dan layanan profesional dari Perumda Dharma Jaya,” kata Raditya.

Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda, Suharini Eliawati, memastikan kesiapan pelaksanaan Iduladha dengan menitikberatkan pada tata kelola kurban yang tertib, higienis dan ramah lingkungan.

“Pada prinsipnya kami menyiapkan sebaik-baiknya. Tidak hanya dari sisi kebutuhan hewan kurban, tetapi juga bagaimana penyelenggaraannya, mulai dari persiapan shalat Id, proses pemotongan, hingga distribusi daging kepada masyarakat,” kata Suharini.

Baca juga : Immoderma Semarang Hadirkan Vitaran Skinbooster untuk Kulit Segar Alami

Pemprov juga mendorong penggunaan wadah ramah lingkungan untuk distribusi daging kurban guna mengurangi limbah plastik yang biasanya meningkat selama Iduladha. Selain itu, sertifikasi Juru Sembelih Halal (Juleha) menjadi perhatian penting untuk menjamin kesesuaian proses penyembelihan dengan syariat Islam dan standar kesehatan.

Dari sisi pengawasan, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian DKI Jakarta akan melakukan pemeriksaan sejak satu bulan sebelum hari pelaksanaan. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari wilayah hingga titik penjualan hewan kurban.

“Biasanya pengawasan sudah dimulai satu bulan sebelumnya. Kawan-kawan di wilayah akan turun untuk memastikan kesehatan hewan dan kelayakan distribusi,” tegasnya.

Pemprov DKI Jakarta juga telah menjalin koordinasi dengan daerah pemasok seperti Lampung dan Jawa Tengah untuk memastikan kelancaran distribusi hewan kurban ke Jakarta, mengingat keterbatasan lahan di ibu kota.

“Koordinasi dengan daerah pemasok sudah dilakukan. Perizinan juga kita fasilitasi agar distribusi hewan kurban ke Jakarta berjalan lancar,” jelasnya.

Baca juga : PAM JAYA Salurkan 100 Toren Air Gratis Untuk Ibu-Ibu Di Jakarta Utara

Terkait peran Perumda Dharma Jaya, Suharini menyebut perusahaan daerah tersebut berfungsi sebagai pendukung dalam penyediaan hewan dan fasilitas pemotongan, dengan mekanisme distribusi yang umumnya dilakukan dalam potongan besar.

“Biasanya pemotongan di Dharma Jaya dilakukan dalam bentuk potongan besar, seperti dibagi empat, lalu diserahkan kepada panitia kurban untuk didistribusikan,” imbuhnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.