Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Indonesia-Australia Perkuat Kerja Sama Pembinaan Atlet Muda
- Persija Alihkan Fokus ke Persiapan Musim 2026/2027
- Pramono Siapkan 1.000 Mushaf Al-Quran Untuk Peringatan ke 500 Tahun Kota Jakarta
- KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Sekotong, Tim SAR Evakuasi Penumpang
- Shin Tae-yong Fokus Benahi Fisik dan Taktik Persija
Waspada Modus Baru Komplotan Begal
Korban Dipantau Dari Bank, Eksekutor Beraksi Di Jalan
Rabu, 12 Agustus 2026 06:25 WIB
Sebelumnya
Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Kevin Wu mengapresiasi Polda Metro Jaya yang menangkap enam pelaku curas terhadap nasabah bank itu.
Namun, Kevin mengingatkan, penangkapan (penindakan) terhadap pelaku, tidak boleh menjadi akhir dari upaya memberantas kejahatan jalanan.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), juga harus ikut memperkuat langkah pencegahan, agar aksi serupa tidak kembali menimbulkan korban.
Baca juga : Literasi Dan Inklusi Keuangan Melampaui Target RPJMN
Menurut Kevin, ada tiga aspek yang perlu menjadi perhatian Pemprov DKI. Pertama, memastikan kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV) berfungsi optimal dan terintegrasi. Terutama di kawasan rawan seperti sekitar bank, anjungan tunai mandiri (ATM), persimpangan, serta jalur yang berpotensi digunakan pelaku untuk melarikan diri.
Kedua, memperkuat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dari sisi jumlah personel maupun kemampuan merespons kejadian dengan cepat.
“Penempatan personel juga perlu diarahkan ke titik-titik rawan, dan tetap berkoordinasi dengan Kepolisian,” kata Kevin kepada Rakyat Merdeka, Selasa (11/8/2026).
Baca juga : PSG Vs Aston Villa, Duel Antar Jawara
Ketiga, Forkopimda perlu lebih proaktif memetakan titik dan pola kejahatan berbasis data. Dengan begitu, patroli dan langkah pencegahan dapat dilakukan sebelum kejahatan terjadi, bukan setelah warga menjadi korban.
Kevin menekankan, keberadaan CCTV pun jangan sampai hanya berfungsi untuk merekam kejadian setelah tindak kriminal berlangsung.
Sistem pengawasan tersebut harus dimanfaatkan sebagai instrumen pencegahan dan respons cepat. “Jangan sampai CCTV hanya menjadi ‘saksi bisu’,” ingatnya.
Baca juga : MotoGP, Silverstone Momok Bagi Duo Marquez
Kevin pun mengingatkan masyarakat, khususnya nasabah bank, agar meningkatkan kewaspadaan ketika membawa uang dalam jumlah besar.
“Kalau merasa diikuti, jangan langsung pulang ke rumah. Segera menuju tempat ramai atau kantor polisi, dan minta bantuan,” imbaunya. [IMK/DRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya