Dark/Light Mode

Pemprov DKI Bakal Santuni 4 Keluarga Korban Kebakaran Tebet di Tebet

Senin, 24 Agustus 2026 13:06 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kebakaran terjadi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, dan mengakibatkan empat orang meninggal dunia. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan akan memberikan bantuan sepenuhnya kepada keluarga korban, termasuk membantu proses pemakaman.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan dirinya telah menerima laporan mengenai kebakaran tersebut dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta.

“Memang betul ada empat orang yang tewas. Tiga orang sudah teridentifikasi, satu orang belum," kata Pramono di kawasan Menteng Dalam, Jakarta Selatan, Senin (24/8/2026).

Baca juga : Pramono: Penerobos CFD Sudirman-Thamrin Pake Pelat Nomor ZZ, Susah Dilacak

Pramono menyampaikan bahwa dua korban merupakan lanjut usia (lansia). Salah satu korban disebut berusia 70 tahun, sementara korban lainnya berusia 40 tahun.

Sebagai bentuk penanganan terhadap dampak kebakaran, Pramono telah meminta Dinas Gulkarmat dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait memberikan bantuan kepada keluarga korban.

“Dan tentunya saya sudah meminta kepada Dinas Damkar dan juga OPD terkait untuk memberikan bantuan sepenuhnya, termasuk pemakaman bagi tiga orang yang sudah teridentifikasi dan satu yang belum teridentifikasi," ujarnya. 

Baca juga : Bantah Usul Tarif Parkir Rp 60 Ribu per Jam, Pramono: Baru Tahu Di Medsos

Pramono menegaskan Pemprov DKI akan memastikan proses penanganan korban dilakukan secara menyeluruh. Bantuan pemakaman menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah kepada keluarga yang terdampak musibah tersebut.

Sebelumnya, kebakaran melanda sebuah rumah indekos dan tempat usaha fotokopi di Jalan Rasamala II RT 06/RW 09 Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Insiden tersebut menewaskan 4 orang dan menyebabkan 1 orang luka-luka. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik.

Peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 03.15 WIB. Sebanyak 86 personel dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.

Baca juga : Senator Mirah Bantu Warga Desa Adat Sade Terdampak Kebakaran

Api berhasil dilokalisasi satu jam kemudian atau sekitar pukul 04.30 WIB, lalu dilanjutkan dengan proses pendinginan pada pukul 05.02 WIB.

"Objek yang terbakar rumah kos dan tempat usaha fotokopi dengan luas area 1.200 meter persegi. Dugaan penyebabnya adalah fenomena kelistrikan," ujar Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan Syamsul Huda dalam keterangannya, Senin (24/8).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.