Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Senator Mirah Bantu Warga Desa Adat Sade Terdampak Kebakaran
Senin, 24 Agustus 2026 08:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota DPD RI asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Mirah Midadan Fahmid, menyampaikan keprihatinan atas musibah kebakaran yang menimpa warga Desa Adat Sade, Lombok Tengah.
Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas, Mirah memberikan bantuan kepada warga yang terdampak dan mengalami kerugian akibat peristiwa tersebut.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan mendesak pascakebakaran.
Menurut Mirah, musibah yang menimpa Desa Adat Sade tidak hanya berdampak terhadap kehidupan warga, tetapi juga menyentuh salah satu kawasan yang memiliki nilai budaya dan tradisi penting bagi NTB.
“Yang paling utama saat ini adalah memastikan warga yang terdampak mendapatkan perhatian dan dukungan. Kita ingin mereka tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah ini. Bantuan yang diberikan mungkin tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami, tetapi mudah-mudahan dapat sedikit meringankan beban masyarakat,” ujar Mirah.
Baca juga : Karhutla Seluas 72 Ribu Hektar, Pemerintah Minta Semua Pihak Ikut Turun Tangan
Dia menilai, Desa Adat Sade memiliki posisi penting dalam menjaga identitas budaya masyarakat Sasak.
Karena itu, perhatian terhadap warga terdampak perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga keberlangsungan kehidupan sosial dan budaya masyarakat setempat.
Mirah juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada warga terdampak, baik melalui bantuan kebutuhan pokok, dukungan pemulihan, maupun pendampingan dalam proses penanganan pascakebakaran.
“Desa Adat Sade bukan sekadar tempat tinggal masyarakat, tetapi juga bagian dari kekayaan budaya NTB yang harus kita jaga bersama. Ketika masyarakatnya mengalami musibah, maka kepedulian kita terhadap mereka juga merupakan bagian dari upaya menjaga warisan budaya tersebut,” katanya.
Mirah berharap proses penanganan pascakebakaran dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Pemerintah daerah, pemerintah desa, masyarakat, serta berbagai pihak terkait diharapkan bersinergi membantu warga memenuhi kebutuhan mendesak sekaligus mempersiapkan langkah pemulihan.
Baca juga : Menhut Tinjau Penanganan Karhutla di Banjar
Dia menegaskan, kehadiran negara dan kepedulian masyarakat sangat dibutuhkan dalam situasi seperti ini. Penanganan bencana, kata dia, tidak berhenti pada pemberian bantuan awal, tetapi harus dilanjutkan dengan memastikan masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara layak.
“Semoga warga Desa Adat Sade diberikan kekuatan dan ketabahan. Kita berharap proses pemulihan dapat berjalan dengan baik dan masyarakat segera bangkit kembali. Mari kita jadikan musibah ini sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian terhadap sesama,” tutup Mirah.
Diketahui, kebakaran dahsyat melanda kawasan permukiman Desa Adat Sade di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu (22/8/2026) malam.
Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri mengatakan, kebakaran rumah adat Sade di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), berdampak terhadap 320 warga atau 120 kepala keluarga.
Pemkab Lombok Tengah kini memfokuskan penanganan pada pemulihan dan pemenuhan kebutuhan warga terdampak. Selain rumah warga yang terbakar, sejumlah fasilitas seperti masjid, museum, lapak UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah), serta fasilitas umum lainnya turut terdampak.
Baca juga : Firman Soebagyo: Badan Ini Bertanggung Jawab Ke Presiden
Secara keseluruhan, terdapat 89 bangunan yang terbakar.
"Kebakaran ini merupakan musibah yang tidak pernah diperkirakan sebelumnya. Namun, kondisi tersebut menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen untuk segera melakukan penanganan," kata Pathul, Minggu (23/8/2026).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya