Dark/Light Mode

Gerindra Inventarisir Kebutuhan Warga, Bantu Masyarakat Terdampak Karhutla!

Senin, 24 Agustus 2026 06:50 WIB
Anggota Komisi IX DPR Fraksi Gerindra sekaligus Ketua DPD Gerindra Kalimantan Selatan, Mariana Abidin. (Foto: Instagram/hjannaabidin_official)
Anggota Komisi IX DPR Fraksi Gerindra sekaligus Ketua DPD Gerindra Kalimantan Selatan, Mariana Abidin. (Foto: Instagram/hjannaabidin_official)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Gerindra bergerak membantu masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Sejumlah kader turun langsung ke lapangan, sekaligus mendorong penguatan penanganan agar kebakaran segera dapat dikendalikan.

Anggota Komisi IX DPR Fraksi Gerindra sekaligus Ketua DPD Gerindra Kalimantan Selatan, Mariana Abidin turun menemui masyarakat yang terdampak kabut asap karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan.

Dalam kesempatan itu, Mariana membagikan masker kepada masyarakat dan pengguna jalan sebagai upaya mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Kegiatan tersebut menyasar sejumlah kawasan terdampak kabut asap, mulai dari sekitar Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Kota Banjarbaru, hingga Desa Gunung Raja, Kabupaten Tanah Laut.

Dari pantauannya di lapangan, kabut asap masih menyelimuti sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur mobilitas masyarakat. Mariana juga berdialog langsung dengan warga dan perangkat setempat untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan masyarakat.

Baca juga : Rapat Koalisi Sulbar Maju, Sepakati 2 Nama Cawagub

Menurut Mariana, persoalan yang dihadapi masyarakat tidak sebatas kebutuhan masker. Paparan kabut asap yang berlangsung cukup lama juga menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan warga, terutama risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Selain cek kesehatan dan obat-obatan, masyarakat juga meminta mesin pemadam dan tangki air. Ini sangat urgen di tengah musim kemarau,” ujar Mariana, dalam keterangannya, Minggu (23/8/2026).

Mariana mengatakan, pelayanan kesehatan, ketersediaan obat-obatan, serta langkah pencegahan perlu diperkuat di daerah yang terdampak cukup parah. Dia mengatakan, kebutuhan tangki air dan mesin pemadam juga perlu menjadi perhatian.

Sebelumnya, Mariana telah menyalurkan sekitar 1.000 masker kepada masyarakat dan pengguna jalan di kawasan perbatasan Banjarbaru dan Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Mariana menegaskan, kondisi di lapangan membutuhkan penanganan cepat dan kolaboratif. Petugas penanggulangan bencana, aparat keamanan, relawan, pemerintah daerah, hingga masyarakat harus memperkuat koordinasi dalam pemadaman sekaligus mengantisipasi dampak kabut asap.

Baca juga : Sri Purwati Sukses Bangun Bisnis Kuliner Di Taipei

“Petugas BPBD, TNI, Polri, dan relawan sudah berjibaku siang-malam. Bahkan, beberapa hari terakhir api mulai mendekati permukiman penduduk,” katanya.

Anggota DPR asal Kalimantan Selatan itu mengingatkan, penanganan karhutla tidak boleh hanya berorientasi pada pemadaman api. Perlindungan kesehatan masyarakat yang terpapar kabut asap juga harus menjadi bagian penting dalam penanganan, khususnya anak-anak, lanjut usia, dan kelompok rentan lainnya.

Mariana berharap Pemerintah Daerah bersama seluruh pemangku kepentingan memastikan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak terpenuhi. Mulai dari masker, pelayanan dan pemeriksaan kesehatan, obat-obatan, hingga dukungan sarana penanggulangan kebakaran.

“Kita harus hadir dan melihat langsung apa yang dibutuhkan masyarakat. Jangan sampai dampak karhutla terhadap kesehatan semakin luas. Pencegahan, pelayanan kesehatan, dan penanganan kebakaran harus berjalan bersama,” tegasnya.

Dukungan terhadap penanganan karhutla juga datang dari DPC Gerindra Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. DPC Gerindra Ketapang menyalurkan bantuan berupa kebutuhan kesehatan, minuman, dan multivitamin bagi petugas serta relawan yang masih berjibaku memadamkan karhutla di lapangan.

Baca juga : 6,8 Ribu Ton Bantuan Beras Meluncur Ke 5 Daerah NTT

Bantuan diserahkan langsung Ketua DPC Gerindra Ketapang, Alexander Wilyo bersama jajaran pengurus kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ketapang. Selanjutnya, bantuan tersebut didistribusikan kepada petugas dan relawan di lokasi karhutla.

Alexander mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus dukungan moral bagi para petugas dan relawan yang terus bekerja di tengah kondisi penuh tantangan.

“Kami ingin menyampaikan bahwa mereka tidak sendirian. Kami bersama mereka,” katanya.

Menurut Alexander, para petugas dan relawan menghadapi berbagai tantangan selama menjalankan tugas. Mulai dari paparan panas dan asap hingga medan yang sulit dijangkau.

“Bantuan ini mungkin tidak seberapa dibandingkan dengan perjuangan yang telah mereka lakukan. Tetapi kami ingin hadir, memberikan semangat dan memastikan bahwa perjuangan mereka mendapat dukungan dari kita semua,” ujarnya. [BSH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.