Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, ReJO Harap Polri Makin Humanis
- Suyudi Ario Seto Kapolri, Sugiono PMK, Bahlil Menko Hilirisasi & Transisi Energi
- Pastikan Antrean Haji Lebih Akurat, Kemenhaj-Kemendagri Padankan Data Jemaah
- Menpora Erick: Nurisa Buktikan Juara Harus Berjuang Sampai Anak Panah Terakhir
- Badan Pengkajian MPR RI Serap Aspirasi Ekonomi Kreatif Karimunjawa
Blok M Ditata Ulang, Pramono Targetkan Groundbreaking Pekan Depan
Kamis, 1 Oktober 2026 16:36 WIB
RM.id Rakyat Merdeka -
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersiap mengubah wajah kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kawasan ikonik tersebut akan ditata ulang secara terpadu guna memperkuat posisinya sebagai pusat aktivitas ekonomi, konektivitas transportasi, serta destinasi pariwisata unggulan Ibu Kota.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan, peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek penataan Blok M ditargetkan berlangsung dalam waktu sangat dekat setelah desain kawasan secara resmi disetujui.
Baca juga : Pramono Ungkap Ganjil Genap Dikaji Ulang, Gajah Mada-Hayam Wuruk Disorot
"Secara terencana, Pemerintah DKI Jakarta melalui PT MRT Jakarta akan melakukan kerja sama dengan salah satu pengembang besar. Desainnya sudah disampaikan dalam rapat dan saya sebagai Gubernur telah memberikan persetujuan," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Pramono mengisyaratkan bahwa pengerjaan fisik di lapangan akan segera dimulai tanpa menunda waktu. "Mudah-mudahan, apakah dalam minggu ini atau minggu depan, kita akan mulai groundbreaking untuk penataan tersebut," lanjutnya.
Penataan kawasan ini melanjutkan pembenahan jalur pejalan kaki (pedestrian) yang sebelumnya telah dibangun untuk menyambungkan simpul-simpul transportasi publik di Blok M, seperti stasiun MRT dan terminal bus Transjakarta. Pemprov DKI berharap integrasi ini menciptakan kawasan yang modern dan tertata rapi.
Baca juga : Menimbang Akhir Era Ganjil-Genap Jakarta
"Dengan demikian, Blok M akan menjadi kawasan yang lebih teratur, terstruktur, dan terencana. Mudah-mudahan secara ekonomi juga membawa dampak perbaikan yang signifikan," tutur Pramono.
Lebih lanjut, Pramono menegaskan bahwa revitalisasi Blok M merupakan awal dari strategi besar penataan kawasan sejarah dan komersial di Jakarta. Usai Blok M, Pemprov DKI dijadwalkan menggarap koridor Pasar Baru, Glodok, Pancoran, hingga Kota Tua.
"Semua tempat itu diproyeksikan menjadi hub baru bagi Jakarta untuk menyambut dan melayani para wisatawan yang berkunjung," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya