Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gangguan Eskalator di Stasiun Duri: 12 Korban Luka Ringan Sudah Ditangani
Sabtu, 3 Oktober 2026 22:17 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas gangguan eskalator di Stasiun Duri, Jakarta Barat pada Sabtu (3/10/2026) yang mengakibatkan 12 penumpang, dua di antaranya anak-anak, mengalami luka ringan.
KAI Commuter juga memastikan penanganan atas kejadian ini dilakukan dengan baik.
Baca juga : 2 HP Terbakar Di Commuter Line Rangkasbitung-Tanah Abang, Ini Kronologinya
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menjelaskan, gangguan pada eskalator yang berada di area akses menuju jalur 5 di Stasiun Duri terjadi sekitar pukul 07.45 WIB. Saat itu, eskalator tiba-tiba bergerak mundur, padahal seharusnya berjalan naik.
“Begitu kejadian diketahui, petugas di Stasiun Duri langsung merespons dan memberikan pertolongan untuk evakuasi. Seluruh pengguna yang mengalami luka-luka dibantu ke Poskes untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan awal,” kata Karina dalam keterangan resmi, Sabtu (3/10/2026).
Baca juga : KAI Commuter Batalkan Sementara 17 Perjalanan KRL Bogor
Karina menambahkan, seluruh korban telah mendapat penanganan medis dari petugas Pos Kesehatan (Poskes) Stasiun. Saat ini, lima orang sudah melanjutkan perjalanan, lima orang dirujuk ke RS Duta Indah. Dua sisanya akan observasi lebih lanjut.
"Kami akan terus memastikan kondisi seluruh pengguna tersebut, serta memberikan bantuan sesuai kebutuhan,” kata Karina.
Baca juga : KAI Commuter Batalkan 5 Perjalanan KRL Lintas Bogor-Manggarai
Atas musibah ini, KAI Commuter menghentikan sementara penggunaan eskalator. Pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi eskalator dilakukan untuk memastikan aspek keselamatan dan mengetahui kondisi teknis fasilitas tersebut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya