Dark/Light Mode

Pasar Saham Lesu, PAM Jaya Batal IPO

Selasa, 3 November 2026 08:06 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan rencana penawaran umum perdana saham (initial public offering / IPO) PAM Jaya belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat akibat kondisi pasar saham yang lesu.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memilih menunggu momentum yang tepat di tengah situasi pasar yang kurang kondusif. Hal tersebut disampaikan Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (2/11/2026).

Baca juga : Pramono: DKI Ikuti Pusat soal Konser Bocelli

"Untuk IPO karena pasarnya lagi lesu dan juga lagi seperti ini, tentunya menunggu momen yang tepat," ujar Pramono.

Kendati ditunda, Pramono telah meminta jajaran direksi PAM Jaya untuk tetap melanjutkan persiapan aksi korporasi tersebut tanpa berhenti.

Baca juga : Pramono Kukuhkan Duta Antihoaks, Ajak Pelajar Lawan Berita Bohong

"Tapi saya sudah minta kepada Dirut dan juga Direksi agar rencana ini tetap diteruskan, jangan berhenti," lanjutnya.

Ia berharap kondisi pasar modal dapat membaik pada tahun depan sehingga peluang IPO PAM Jaya dapat kembali dibuka, tentu dengan tetap melihat perkembangan situasi pasar ke depan.

Baca juga : Yayat Supriyatna: Penanggung Jawab Harus Ada & Jelas

"Nanti momentumnya pasti mudah-mudahan harapannya tahun depan pasarnya sudah membaik, dan kalau pasarnya sudah membaik, saya akan mempersilakan untuk di-IPO-kan," imbuhnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.