Dark/Light Mode

Disalurkan Bertahap Mulai 3 November 2026

Alhamdulillah, KJP Plus Dan KJMU Sudah Cair

Sabtu, 7 November 2026 06:25 WIB
Disalurkan Bertahap Mulai 3 November 2026 Alhamdulillah, KJP Plus Dan KJMU Sudah Cair

RM.id  Rakyat Merdeka - Ada kabar gembira bagi para penerima bantuan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) dan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus. Sejak 3 November 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai mencairkan bantuan tersebut.

Kabar ini disampaikan Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik Cyril Raoul Hakim kepada Editor Rakyat Merdeka, Selasa (3/11/2026). Penyaluran ini dilakukan untuk memastikan keberlanjutan pendidikan warga Jakarta dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga pendidikan tinggi.

Untuk KJMU Tahun 2026, Pemprov DKI menetapkan 12.462 penerima lanjutan. Terdiri dari 472 mahasiswa Diploma III, 1.218 mahasiswa Diploma IV, 10.739 mahasiswa Sarjana, dan 33 mahasiswa profesi. Pendataan dilakukan pada 30 September-11 Oktober 2026, melalui pendaftaran mandiri di laman resmi KJMU, yang kemudian diverifikasi oleh perguruan tinggi dan Dinas Pendidikan. Anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 112.158.000.000.

Untuk KJP Plus Tahap II Tahun 2026 Gelombang II, ditetapkan 23.833 peserta didik lolos verifikasi faktual. Rinciannya: 16.328 peserta didik sekolah negeri dan 7.507 sekolah swasta, dengan sebaran jenjang Sekolah Dasar (SD) 11.388, Sekolah Menengah Pertama (SMP) 6.100, Sekolah Menengah Atas (SMA) 2.317, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 3.806, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) 83, dan Sekolah Luar Biasa (SLB) 139. Anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 52.518.840.000.

Baca juga : Arsenal Vs Hull City, Meriam London Bidik Harimau

“Kami pastikan, setiap bantuan sampai kepada yang berhak, melalui verifikasi ketat. Ini komitmen Gubernur Pramono Anung, agar KJMU dan KJP Plus menjaga akses pendidikan tetap terbuka bagi warga Jakarta, dari sekolah hingga perguruan tinggi,” papar Chico, sapaan akrab Cyril Raoul Hakim.

Menurut Chico, dengan penetapan dan penyaluran yang dilakukan secara bertahap, Pemprov DKI Jakarta memastikan hak penerima terlindungi dan bantuan dapat dimanfaatkan untuk mendukung keberlanjutan pendidikan.

Sebelumnya, penyaluran KJMU sempat molor. Bantuan ini seharusnya mulai cair per 31 Oktober 2026. Para penerima pun sempat “menjerit”.

Tiga hari kemudian, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan ada lima kendala administrasi dan ketidaksesuaian data penerima KJMU yang ditemukan dalam proses verifikasi. Pertama, adanya data nomor rekening penerima yang masih menggunakan 10 digit. Padahal, sekarang sudah 11 digit.

Baca juga : Amri/Nita Ditarget Masuk Top 8 Dunia

“Jumlahnya kurang lebih 1.100 rekening. Kalau kami transfer, pasti akan menimbulkan persoalan di lapangan,” kata mantan Sekretaris Kabinet itu, di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2026).

Kedua, adanya ketidaksesuaian Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan data identitas penerima. “NIK yang tidak sesuai dengan jenis kelamin, usia, dan tanggal lahir. Ini cukup banyak,” terang Pram.

Ketiga, pembaruan desil (pemeringkatan kesejahteraan) yang menyebabkan perhitungan menjadi berbeda. Sebagai informasi, desil ditentukan Pemerintah Pusat. “Angkanya cukup besar,” jelas mantan Wakil Ketua DPR ini.

Keempat, Pemprov DKI menemukan adanya RT, RW, Kelurahan, Kecamatan penerima KJMU yang tidak sesuai. Kelima, banyak penerima bantuan baru KJMU yang belum memiliki rekening bantuan.

Baca juga : SDM-AI Jadi Ujung Tombak Transformasi Di Kemenkeu

Untuk penerima bantuan lanjutan KJMU yang datanya tidak menjadi persoalan, Pramono menyebut, proses pencairan diselesaikan pada 3 November 2026. “Untuk penerima yang lain, maksimum tanggal 6 November harus selesai,” ucapnya.

Menurut Pram, percepatan tersebut penting karena bantuan KJMU dibutuhkan mahasiswa untuk menunjang kebutuhan pendidikan mereka. [DAF/RAA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.