Dark/Light Mode

SMAN 2 Tangsel Borong Prestasi, Ini Guru Yang Membidaninya

Jumat, 6 September 2024 09:19 WIB
Dua medali emas berhasil dimenangkan Anggraini Safitri (XII IPS 1) dan Haya Izzah Mahira (XII MIPA 3) pada Olimpiade Sains Nasional 2024. [Foto: Dok SMAN 2 Tangsel]
Dua medali emas berhasil dimenangkan Anggraini Safitri (XII IPS 1) dan Haya Izzah Mahira (XII MIPA 3) pada Olimpiade Sains Nasional 2024. [Foto: Dok SMAN 2 Tangsel]

RM.id  Rakyat Merdeka - SMAN 2 Tangsel kembali memborong sejumlah prestasi. Yang terbaru, dua medali emas berhasil dimenangkan oleh Anggraini Safitri (XII IPS 1) dan Haya Izzah Mahira (XII MIPA 3) dalam Olimpiade Sains Nasional 2024.

Kontes yang diselenggarakan Balai Pengembangan Talenta Indonesia pada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ini berlangsung di Jakarta pada 26 Agustus – 1 September 2024 dengan tema "Merdeka Berprestasi Talenta Sains Menginspirasi".

Baca juga : SIM Keliling Tangsel Jumat 6 September, Cek Disini Lokasinya

Kedua siswa tersebut memenangkan Best Written Response Test dan Best Multimedia Test di bidang Geografi. Mereka juga menjadi Absolute Winner.

Dengan dua medali emas dalam bidang Geografi, SMAN 2 Kota Tangerang Selatan melampaui wakil lain dari Banten dalam olimpiade dan menjadi yang terbaik.

[Foto: Dok SMAN 2 Tangsel]

Baca juga : SIM Keliling Tangsel Kamis 5 September, Cek Disini Lokasinya

Sementara Imran, seorang siswa Kelas 11, mengembangkan sistem kontrol deteksi dini dan pemadaman kebakaran di bawah tanah lahan gambut berbasis Artificial Intelligence dan teknologi transmisi LoRa. Alat ini menggunakan sensor panas, untuk mendeteksi perubahan suhu di bawah tanah, yang dapat dipantau melalui aplikasi secara real-time dan diperbarui setiap 20 detik.

Sensor panas yang mendeteksi kenaikan suhu secara signifikan mengirimkan sinyal, agar pompa air langsung mengalirkan air pada 8 titik salurannya, untuk mencegah kebakaran semakin meluas.

[Foto: Dok SMAN 2 Tangsel]

Baca juga : SIM Keliling Tangsel Rabu 4 September, Cek Disini Lokasinya

Inovasi ini masih dalam bentuk prototipe dan akan dikembangkan lebih lanjut untuk diaplikasikan di lapangan. Inovasi ini, jelas Imran, akan bersaing dalam Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) pada September. Prototipe telah diuji di Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada lahan gambut dengan tingkat keberhasilan 90-100%.

Siswa yang berpartisipasi dalam berbagai kegiatan dan kontes sangat menghargai dukungan para mentor, pelatih, senior, dan guru yang membantu mereka mencapai prestasi ini.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.