Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Lantik Pengurus Antar Waktu DPP PIM, Dorong Peran Perempuan di Era Digitalisasi
Jumat, 13 September 2024 17:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Pusat Perempuan Indonesia Maju (DPP PIM) menggelar pelantikan terhadap 65 orang Pengurus Antar Waktu di Jakarta, Kamis (12/9/2024).
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi DPP PIM sebagai bentuk nyata komitmen untuk terus memajukan peran perempuan di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan di era digitalisasi.
Berkolaborasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), DPP PIM juga mengadakan Talk Show bertemakan "Peran Perempuan di Era Digitalisasi: Pemberdayaan Ekonomi Keluarga melalui Perempuan".
Menteri PPPA Bintang Puspayoga menyampaikan apresiasi kepada DPP PIM atas berbagai kerja-kerjanya dalam peran pemberdayaan perempuan di Indonesia, termasuk melalui kegiatan ini.
Menteri Bintang menilai, kemajuan perempuan saat ini tidak terlepas dari kemajuan teknologi digital yang telah membawa perubahan yang sangat signifikan dalam berbagai aspek kehidupan.
Baca juga : Desa Penglipuran Jadi Model Revolusi Mental di Era Digital
"Digitalisasi telah membuka cakrawala baru dan diantara perubahan tersebut peran perempuan menjadi sangat sentral," ujar Menteri Bintang.
Menurutnya, era digital ini menawarkan berbagai peluang yang sebelumnya tidak terbayangkan dan dalam hal ini perempuan perlu menjadikan digitalisasi sebagai alat pemberdayaan.
Acara Pelantikan Pengurus DPP PIM dan Talkshow ini diharapkan dapat memperkuat komitmen, memberikan wawasan mendalam, dan menyusun langkah-langkah konkret yang bisa diterapkan untuk mencapai Indonesia Emas pada 2045.
Ketua Umum DPP PIM Lana Koentjoro mengatakan, PIM telah melaksanakan banyak sekali kegiatan dalam rangka memajukan peran perempuan Indonesia.
Kegiatan tersebut mencakup berbagai bidang penting yang mencakup pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya, pemberdayaan perempuan, dan sektor-sektor lain yang relevan dengan peningkatan kualitas hidup perempuan di Indonesia.
Baca juga : Dirjen Dukcapil Dorong Percepatan Transformasi Digital Nasional Lewat INA-Pass
"Saat ini salah satu program yang kami fokuskan adalah soal stunting. Kami sudah 6 bulan pertama kegiatan untuk percepatan penurunan angka stunting," ujar Lana dalam keterangannya, Kamis (12/9/2024).
Lana berharap, pengukuhan dan diskusi ini diharapkan dapat menjadi manfaat bagi Perempuan Indonesia karena tentunya PIM terus melakukan digitalisasi, dan juga agar anak-anak kita menjadi generasi emas pada 2045.
Pada kesempatan yang sama, Dewan Pembina PIM Musdalifah Pangka menilai banyak tantangan yang dihadapi dalam memberdayakan perempuan secara konsisten, termasuk digitalisasi.
Menurutnya, era digital mampu membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan.
"Oleh karena itu perempuan dinilai harus beradaptasi serta mengambil peran strategis dalam perkembangan tersebut," ujar Musdalifah.
Baca juga : Jadi Negara Maju, RI Perlu Percepat Transisi Energi
Menurutnya dengan semangat kolaborasi yang kuat semoga kita bisa menghadapi tantangan dan memanfaatkan setiap peluang lewat teknologi digital.
Turut hadir Ketua P3SRS Apartemen Kalibata City, keynote speaker Deputi Bidang Advokasi Penggerak dan Informasi BKKBN Sukaryo Teguh Santoso, serta pembicara diskusi dari Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Ditjen IKP Kemkominfo Septriana Tangkary, dan Direktur Pemberdayaan Ekonomi Keluarga BKKBN Wahidah Paheng.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya