Dark/Light Mode

Tanpa Jabatan Politik, Pertemuan Megawati dan Prabowo Dinilai Lebih Bermakna

Selasa, 8 Oktober 2024 12:06 WIB
Ketum Gerindra Prabowo Subianto saat bertemu dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri pada 2019. (Foto: Ist)
Ketum Gerindra Prabowo Subianto saat bertemu dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri pada 2019. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengamat politik dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof Karim Suryadi menilai rencana pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri akan menarik bila keduanya menanggalkan jabatan politik. 

"Pertemuan Megawati dan Prabowo tidak istimewa jika keduanya ditempatkan sebagai ketua umum partai politik. Namun, pertemuan ini menjadi istimewa ketika Megawati murni sebagai mantan Presiden," kata Prof Karim saat dihubungi, Selasa (8/10/2024).

Baca juga : Literasi Finansial Kunci Pertumbuhan UMKM Sehat dan Berkelanjutan

Melihat pengalaman di berbagai negara, tambah Karim, pertemuan Presiden dan mantan Presiden berdampak positif bagi bangsa dan negara. Karena yang dibahas adalah masalah-masalah strategis kebangsaan. 

"Jika pertemuan Megawati dan Prabowo dalam konteks soal Ketua Umum PDIP dengan Ketua Umum Gerindra, itu mah biasa-biasa aja. Apalagi, jika pertemuan keduanya membahas kerja sama pemerintahan," ucap Karim. 

Baca juga : Arfi-Yena Bakal Buat Forum Pertemuan Untuk Dengarkan Aspirasi Warga Bandung

Selain itu, Karim juga mengomentari untung rugi apabila PDIP mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran Rakabuming. Dia bilang, bila PDIP merapat, maka manuver partai pendukung Prabowo-Gibran sukses melakukan konsolidasi secara penuh. 

"Namun, kabar dukanya ini menegaskan tidak ada partai yang mengontrol pemerintahan. Sebaik apapun pemerintahan yang dibangun oleh manusia, pasti memerlukan kontrol," nilainya.

Baca juga : Kepemimpinan Prabowo dan Stabilitas Asia Tenggara

Menurut Karim, membantu Pemerintah dalam mengelola negara tidak harus selalu berada di gerbong yang sama. "PDIP bisa terus menjalankan prinsip gotong royong dalam mendukung pemerintahan Prabowo, ketika ia memimpin posisi di luar pemerintahan, dan memainkan peran sebagai oposisi," pungkas Karim. 

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto direncanakan akan bertemu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Pertemuan keduanya disinyalir sebagai langkah awal kerja sama PDIP di pemerintahan mendatang. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.