Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dukung Presiden Ke-8 Atasi Stunting, KNPS Bagi 88 Kg Telur Di Bundaran HI
Minggu, 20 Oktober 2024 19:22 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Komite Nasional Pencegahan Stunting (KNPS) akan menggelar aksi sosial berupa pembagian 88 kg telur di Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta, Minggu (20/8). Aksi ini dilakukan sebagai bagian dari Kirab Nasional menyambut pelantikan Presiden ke-8, Prabowo Subianto.
Ketua Umum KNPS David mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam menurunkan angka stunting di Indonesia.
“KNPS memahami arti penting penurunan stunting di Indonesia yang juga menjadi bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto,” ujar David.
Menurut David, pembagian telur ini merupakan langkah konkret untuk menunjukkan bahwa setiap orang bisa berperan dalam mencegah stunting.
Baca juga : Masuk Pekan Ke-8, PS Barito Terus Berbenah
"Telur adalah sumber protein yang terjangkau, dan jika dikonsumsi rutin, dapat membantu memperbaiki gizi anak-anak," tambahnya.
KNPS, yang didirikan pada Agustus 2023 oleh sekelompok aktivis dan tenaga kesehatan, telah aktif dalam kampanye peningkatan gizi anak dan perbaikan pola makan keluarga.
Organisasi ini terus menggerakkan berbagai inisiatif yang melibatkan masyarakat untuk membangun generasi emas bebas stunting pada tahun 2045.
Stunting masih menjadi masalah serius di Indonesia, berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak-anak.
Baca juga : Ganjar Dan Anies Diundang, Pestanya Di Sudirman-Thamrin
Pembagian telur di Bundaran HI, yang akan bersentuhan langsung dengan masyarakat, adalah langkah awal menuju pencegahan stunting. Masyarakat yang hadir dapat langsung mengambil telur secara gratis sebagai simbol dukungan terhadap gerakan ini.
Aksi yang dilakukan KNPS adalah bentuk dukungan terhadap program nasional yang dicanangkan oleh pemerintahan baru.
David menegaskan bahwa kepemimpinan Prabowo yang berfokus pada peningkatan gizi masyarakat memerlukan dukungan yang kuat dari elemen masyarakat, termasuk KNPS.
"Kami percaya dengan gotong royong dan kontribusi dari seluruh lapisan masyarakat, cita-cita Indonesia bebas stunting bisa tercapai," tandasnya.
Baca juga : Beringin Janji Bakal Jadi Mitra Kritis Di Senayan
Presiden Prabowo sendiri, sebutnya telah menunjukkan komitmen kuat untuk menurunkan angka stunting. Dalam salah satu pidatonya, ia menekankan bahwa masalah ini tidak bisa lagi hanya dibahas dalam diskusi panjang, melainkan harus segera ditangani dengan tindakan konkret untuk mencapai target Indonesia Zero Stunting pada tahun 2045.
"Ada stunting, ada kelaparan, apa tindakan kita? Tidak usah lagi apa itu FGD, FGD apa itu focus group discussion. Its too late, we don't need to discuss. Look for the solution, carried out the solution," kata Prabowo dalam BNI Investor Daily Summit 2024 beberapa waktu lalu di Jakarta Convention Center, Rabu (9/10).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya