Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kaderisasi Pemuda Pancasila, Bamsoet Dorong Peningkatan Kesadaran Bela Negara
Selasa, 14 Januari 2025 17:46 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila Bambang Soesatyo (Bamsoet) menuturkan, bela negara merupakan komitmen yang harus dimiliki setiap warga negara Indonesia. Tujuan utama bela negara adalah mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara, melestarikan budaya, serta menjalankan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Di tengah arus globalisasi yang semakin kuat, memperkuat kesadaran bela negara merupakan langkah strategis untuk memastikan keberlangsungan hidup bangsa Indonesia yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila.
Hal itu disampaikan Bamsoet saat mendampingi Ketua Umum Pancasila Japto Soerjosoemarno pada acara penutupan Diklat Kaderisasi Pemuda Pancasila Sumatera Utara, di Batalion Kavaleri 6/Naga Karimata Medan, Selasa (14/1/2025). Hadir juga Wakil Ketua Umum Arsyad Rasyid, Wakil Ketua Unum3 Srikandi Pemuda Pancasila Novita Wijayanti, Komandan KOTI Nasional Robert Rouw, Ketua Pemuda Pancasila Sumatera Utara Musa Rajekshah, Aster Kasdam I/BB Kolonel Inf Andrian Siregar serta Danyonkav 6/Naga Karimata Letkol Kav Ronald Tampubolon.
Saat penutupan Diklat Kaderisasi Pemuda Pancasila Sumatera Utara ini juga diserahkan bantuan tiga mobil jenazah dari MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara kepada MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Toba, Kabupaten Dairi dan Kabupaten Batubara.
Baca juga : Bamsoet Dorong Pemuda Pancasila Terus Kawal UUD 1945 dan Pancasila
Kata Bamsoet, Diklat Kaderisasi Pemuda Pancasila menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran bela negara di kalangan pemuda. "Dengan pemahaman yang mendalam mengenai tujuan dan fungsi bela negara, para kader diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu menjaga integritas bangsa dan negara, serta akuntabel dalam menghadapi berbagai tantangan," ucapnya, dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (14/1/2025).
Anggota Komisi III DPR ini menjelaskan, bela negara merupakan bentuk implementasi dari nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila Pancasila, yang setiap warga negara memiliki tanggungjawab untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Menurut Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, bela negara mencakup tindakan yang dilakukan oleh warga negara untuk melindungi dan mempertahankan kedaulatan negara.
Menurut Bamsoet, aktivitas bela negara tidak semata-mata berupa ketahanan fisik, tetapi juga mencakup aspek mental, sosial, dan budaya. "Karena itu, kegiatan Diklat Kaderisasi Pemuda Pancasila menjadi penting sebagai sarana untuk membentuk karakter pemuda yang berkomitmen terhadap nilai-nilai bela negara," katanya.
Baca juga : Hadiri Pelatihan Penyidik, Kapolri Minta Jajaran Cegah Kebocoran Anggaran Negara
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia ini menegaskan, kesadaran bela negara menjadi penting dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia, baik ancaman dari dalam maupun luar negeri. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menunjukkan dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia menghadapi berbagai tantangan yang mengancam kesatuan dan keutuhan bangsa. Peningkatan kasus intoleransi, radikalisasi, dan penyebaran informasi yang tidak benar di media sosial menunjukkan perlunya tindakan preventif yang lebih intensif, termasuk di dalamnya peningkatan kesadaran bela negara.
Bamsoet menekankan, pengenalan nilai-nilai bela negara harus dilakukan sejak dini dalam bentuk pendidikan formal dan informal. Melalui program-program seperti diklat kaderisasi, diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya paham tentang Pancasila, tetapi juga aktif dalam mempertahankan nilai-nilai kebangsaan.
"Dengan demikian, kesadaran bela negara bukan hanya tanggungjawab pemerintah, tetapi juga merupakan tugas bersama yang harus diemban setiap warga negara," pungkas Bamsoet.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya