Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
100 Hari Pemerintahan Baru, IDN: Prabowo Tunjukkan Strong Leadership
Selasa, 21 Januari 2025 17:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Hasil survei terbaru menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap Pemerintahan Prabowo Subianto pada 100 hari pertama mencapai angka tertinggi dibanding beberapa Presiden terdahulu, dengan angka mencapai 80,9 persen versi Litbang Kompas.
Angka ini jauh melampaui capaian Presiden sebelumnya, seperti Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang meraih 66 persen pada periode pertama dan meningkat menjadi 70 persen pada periode kedua.
Demikian pula Joko Widodo (Jokowi) mencatatkan 65,1 persen pada periode pertama dan turun menjadi 58,8 persen pada periode kedua.
"Capaian ini menegaskan tingginya apresiasi publik terhadap kinerja Pemerintahan Prabowo di awal masa kepemimpinannya," ungkap Direktur Eksekutif Indeks Data Nasional (IDN), Syifak Muhammad Yus dalam keterangannya, Selasa (21/1/2025).
Diterangkan, berbagai program inovatif di awal pemerintahan Prabowo berkontribusi signifikan terhadap tingginya tingkat kepuasan publik.
Baca juga : Prabowo: Kabinet Bekerja Kompak, Tanpa Lelah
Pertama, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu yang paling menonjol, dengan tujuan meningkatkan perekonomian masyarakat dan kualitas sumber daya manusia.
Dengan mengoperasikan 190 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 31 provinsi, program ini tidak hanya meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan gizi anak, tetapi juga diharapkan mampu mendongkrak PDB sebesar Rp 4.510 triliun pada 2025.
Selain itu, proyeksi World Food Programme (WFP) menunjukkan bahwa setiap 100.000 anak penerima program akan menciptakan 1.377 lapangan kerja baru, sehingga akan memberikan dampak ekonomi yang luas.
Kedua, penghapusan utang UMKM juga menjadi kebijakan kunci dalam membantu pelaku usaha kecil, termasuk petani dan nelayan, untuk bangkit dari kesulitan keuangan.
Pemerintah telah menghapus utang 67 ribu pelaku UMKM senilai Rp 2,4 triliun, dengan target menyasar hingga satu juta pelaku usaha, total nilai kredit macet yang akan dihapus mencapai Rp 14 triliun.
Baca juga : THMP: Pemerintahan Prabowo-Gibran Harus Jaga dan Tingkatkan Kinerja
Ketiga, program Ketahanan Pangan nasional melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian, telah berhasil mengairi lebih dari satu juta hektar lahan tadah hujan dan mencetak sawah baru seluas 100 ribu hektar.
Pemerintah juga menargetkan untuk tidak mengimpor kebutuhan pangan strategis seperti beras, jagung, gula, dan garam pada tahun 2025, memperkuat ketahanan pangan nasional.
Tingginya tingkat kepuasan publik terhadap Pemerintahan Prabowo, lanjut Syifak, mencerminkan harapan besar rakyat terhadap masa depan Indonesia. Kepemimpinan Prabowo yang kuat atau strong leadership, menjadi salah satu faktor utama yang membedakan dirinya dari Presiden sebelumnya era pascareformasi.
Publik melihat, Prabowo sebagai pemimpin yang mampu mengambil keputusan tegas dan memberikan arah yang jelas dalam menjalankan roda Pemerintahan, sebuah karakteristik yang sangat dihargai oleh masyarakat dalam menghadapi tantangan bangsa.
"Dengan kata lain, model kepemimpinan Prabowo tidak dibangun atas dasar pencitraan personal semata, melainkan lebih mengedepankan tujuan nyata dan kinerja yang nyata," tuturnya.
Baca juga : Capaian 100 Hari Kerja, Kementerian BUMN Perkuat Sinergi Dengan 16 Kementerian
Ditegaskan, program-program yang diluncurkan selama 100 hari pertama Pemerintahan Prabowo memberikan dampak langsung kepada masyarakat, menunjukkan bahwa fokus utamanya adalah memberikan solusi terhadap permasalahan riil di akar rumput.
"Kepercayaan publik ini menjadi modal penting bagi Prabowo dalam melanjutkan agenda-agenda strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah nasional maupun internasional," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya