Dark/Light Mode

Teror Tempo Dinilai Rugikan Prabowo, Relawan Arus Desak Kapolri Bergerak Cepat

Rabu, 26 Maret 2025 10:18 WIB
Kapolri,  Listyo Sigit Prabowo
Kapolri, Listyo Sigit Prabowo

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPP Relawan Arus Bawah Prabowo, Supriyanto mengecam keras aksi teror yang terjadi kepada media dan jurnalis Tempo serta Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS). 

Aksi teror ini juga dinilai ikut merugikan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diminta bergerak cepat tangkap pelakunya.

"Ada framing atas kasus teror tersebut, dan sepertinya ada yang mengalir di air keruh untuk membuat persepsi negatif dan beragam kegaduhan akibat berbagai aksi demonstrasi mahasiswa yang menolak RUU TNI," kata Anto dikutip dari keterangan resmi, Selasa (25/3)

Baca juga : Pangan Aman, Negara Aman

Ia melihat rangkaian teror tersebut terjadi disaat berlangsung pembahasan terkait RUU TNI oleh DPR. Peneror sengaja melakukannya bertepatan dengan momentum pembahasan dan pengesahan RUU TNI. Demikian juga sasaran teror, sengaja dipilih dua institusi civil society, yaitu Kontras dan Tempo yang dikenal kritis terhadap beberapa kebijakan Pemerintah. 

Kemudian lanjut Anto, ada upaya di media sosial dan sejumlah komentar di media massa, untuk membangun persepsi publik seolah-olah pemerintah dan pendukung pemerintah dibalik rangkaian teror tersebut.

"Kami mendukung langkah hukum yang sedang dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengungkap pelaku, dalang, dan motif rangkaian teror tersebut,  menebar ketakutan dan menciptakan situasi gaduh dan merekayasa persepsi negatif yang distempel ke pemerintahan Prabowo," tegasnya 

Baca juga : Pasca Duterte Diterbangkan Ke Belanda, Bongbong & Sara Kembali Berseteru

Anto kembali memastikan bahwa rangkaian teror yang ditujukan ke kantor Tempo dan Kontras tidak dilakukan jajaran pemerintahan Prabowo dan relawan pendukungnya.  

Ia mengatakan, target utama pelaku intimidasi kepada media massa dan organisasi masyarakat sipil itu adalah merekayasa persepsi bahwa pemerintahan Prabowo adalah pemerintahan yang militeristik dan antidemokrasi

"Kami melihat rangkaian kegaduhan ini sebagai serangan balik dari para mafia ekonomi dan koruptor yang tidak ingin pemerintahan Prabowo mendapatkan legitimasi yang kuat dalam memberantas korupsi, seperti kasus besar di pembangunan infrastruktur, pertambangan, energi, migas dan pangan dengan kerugian negara lebih dari seribu triliun  yang sedang diungkap oleh KPK, Bareskrim Polri dan Kejaksaan Agung," kata Wakil Komandan Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Gibran. 

Baca juga : Birokrasi Dan Korupsi Hambat Indonesia Jadi Negara Maju

Sebagai relawan Prabowo, Ia akan terus mendukung Pemerintah Prabowo-Gibran untuk perang melawan mafia ekonomi dan koruptor dan membangun ekonomi nasional yang mandiri melalui hilirisasi, swasembada energi, migas dan pangan.  

"Perlu kita waspadai bersama ada desain besar untuk mematangkan situasi ketidakpercayaan kepada pemerintah, ketidakaturan sosial dan ketidakpatuhan pada hukum di Pemerintahan merah putih," pungasnya
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.