Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Laksamana Madya (Laksdya) TNI Erwin S. Aldedharma dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi Panglima TNI menggantikan Jenderal TNI Agus Subiyanto yang akan memasuki masa pensiun pada Agustus 2025.
Kesempatan tersebut semakin terbuka apabila Erwin diangkat menjadi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) menggantikan Laksamana TNI Muhammad Ali yang akan pensiun pada 9 April 2025.
Sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) saat ini, Erwin S. Aldedharma berada dalam posisi strategis untuk melanjutkan kepemimpinan di matra laut.
Tradisi rotasi matra dalam pemilihan Panglima TNI juga menjadi faktor yang dapat memperkuat peluangnya.
Jika mengikuti pola rotasi, setelah matra darat, giliran matra laut atau udara yang mendapat kesempatan memimpin TNI.
Baca juga : Rayakan Lebaran yang Berkesan di Puncak dengan Glorious Eid Safari
Sejumlah pengamat menilai bahwa Erwin memiliki rekam jejak yang mumpuni untuk menduduki posisi tersebut.
Sebelum menjadi Wakasal, ia menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I), sebuah posisi strategis dalam struktur pertahanan nasional.
Pengamat Politik Adib Miftahul menilai sosok Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma layak sebagai salah satu kandidat potensial untuk menjadi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), menggantikan M Ali.
Dia beralasan Erwin karena memiliki rekam jejak, pengalaman strategis, dan kepemimpinannya di berbagai posisi penting.
“Dari sisi pengalaman strategis tentu tidak diragukan lagi, pernah menjabat sebagai Pangkoarmada I dan Pangkogabwilhan I. Dan tentunya Laksdya Erwin juga pernah memimpin operasi maritim di laut Natuna Utara yang rawan konflik,” kata Adib Miftahul dalam keterangannya.
Baca juga : Kalahkan Bahrain, Garuda Terbang Menuju Piala Dunia
Senada, mantan KSAL era Megawati Soekarno Putri, Laksamana TNI (Purn) Kent Sondakh menilai Laksdya Erwin sangat layak menduduki posisi KSAL.
“Kalau pertanyaan apakah layak, maka jawabnya sangat layak,” kata Kent Sondakh.
Kent menilai selain sosok yang santun, Laksdya Erwin dinilai pintar.
“Moral bagus, jujur, low profile, santun, telah melewati jenjang jabatan dan karier yang sempurna,” tutur Kent.
Diketahui, Laksdya Erwin S. Aldedharma Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma lahir pada 5 Mei 1970 dan merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) tahun 1991.
Baca juga : Jaga Kestabilan Harga Jelang Lebaran, Dharma Jaya Dukung Bazar Pangan Murah
Sepanjang kariernya, ia telah menempati berbagai posisi strategis di TNI AL, termasuk sebagai Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) III dan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I).
Dengan berbagai pengalaman dan rekam jejak yang kuat, peluang Erwin untuk menjadi Panglima TNI semakin terbuka.
Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan Presiden Prabowo Subianto yang memiliki wewenang penuh dalam penunjukan Panglima TNI.
Masyarakat dan kalangan militer kini menantikan siapa yang akan ditunjuk sebagai Kasal selanjutnya, yang kemungkinan besar akan menjadi kandidat kuat Panglima TNI di masa mendatang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya