Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Papua Nugini Gempa Hari Ini M 6,9, PTWC Warning Tsunami, BMKG Ungkap Penyebabnya
Sabtu, 5 April 2025 16:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gempa hari ini mengguncang wilayah lepas pantai New Britain, Papua Nugini, Sabtu pagi (5/4/2025) sekitar pukul 06.04 waktu setempat. Guncangan kuat dengan estimasi kekuatan Magnitudo 6,9 sempat memicu peringatan tsunami untuk Papua Nugini dan wilayah terdekat seperti Kepulauan Solomon.
Info BMKG mengonfirmasi bahwa gempa terjadi akibat deformasi kerak bumi dengan mekanisme pergerakan turun atau normal fault.
Baca juga : Ragunan Buka Atau Tidak Hari Ini? Cek Berikut Ini Info Lengkapnya
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, lewat akun X menyebut episenter gempa berada di koordinat 6.25 LS dan 151.77° BT pada kedalaman 26 kilometer. Ia menegaskan, “Gempa ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia.”
Papua Nugini gempa pada pagi ini dirasakan cukup kuat, berpusat di sekitar 180 kilometer tenggara Kota Kimbe. Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat adanya beberapa gempa susulan pascaguncangan utama, yang umum terjadi di wilayah rawan gempa seperti Cincin Api Pasifik.
Baca juga : Ramadhan 2025 Berapa Hari Lagi? Ini Maklumat Muhammadiyah Lengkap Jadwal Lebaran
Gempa hari ini sempat membuat panik warga di sekitar pesisir karena adanya peringatan tsunami dari Pacific Tsunami Warning Center (PTWC). Lembaga tersebut memprediksi potensi gelombang setinggi 1 hingga 3 meter di beberapa wilayah pantai Papua Nugini, serta gelombang kecil di Kepulauan Solomon.
Info BMKG juga menjelaskan bahwa meskipun Indonesia cukup dekat dengan pusat gempa, tidak ada dampak langsung terhadap wilayah dalam negeri. Tidak ada laporan kerusakan atau korban jiwa di Papua Nugini hingga berita ini diturunkan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya