Dark/Light Mode

Prabowo Rembuk Dengan Pemimpin Negara ASEAN Hadapi Kebijakan Tarif Impor AS

Sabtu, 5 April 2025 19:57 WIB
Presiden Prabowo Subianto. Foto: Instagram/prabowo.gibran2
Presiden Prabowo Subianto. Foto: Instagram/prabowo.gibran2

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah pemimpin negara ASEAN langsung gaspol merespons kebijakan resiprokal Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Kali ini, Trump menjatuhkan tarif impor minimal 10 persen ke semua negara, termasuk Indonesia yang dikenakan tarif 32 persen. Enggak mau tinggal diam, Prabowo langsung berembuk dengan para pemimpin negara ASEAN.

“ASEAN kompak hadapi @realdonaldtrump. Presiden @prabowo bahas langkah respons AS bareng Malaysia, Singapura, Filiphina, Brunei,” begitu caption di akun Instagram @prabowogibran2, Sabtu (5/4).

Baca juga : Merah Putih Institut Dorong Prabowo Temui Trump Nego Tarif Impor

Prabowo gercep melakukan telewicara bersama Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr, PM Singapura Lawrence Wong, dan Sultan Brunei Hassanal Bolkiah. Mereka bahas sikap bersama menyikapi tarif resiprokal ala Trump yang bikin geger Asia Tenggara.

Anwar Ibrahim membenarkan hal ini dalam akun Instagram resminya. “Hari ini saya berkesempatan melakukan diskusi melalui telepon dengan para pemimpin negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia, Filipina, Brunei Darussalam, dan Singapura, untuk memperoleh pandangan dan mengoordinasikan tanggapan bersama mengenai masalah tarif timbal balik oleh Amerika Serikat (AS),” tulis Anwar.

Baca juga : Nego Dengan Trump, Vietnam Siap Nihilkan Tarif Impor Untuk Semua Produk AS

Diketahui, selain Indonesia, negara-negara ASEAN lain juga kena getahnya. Malaysia dan Brunei dikenai tarif 24 persen, Filipina 17 persen, Singapura 10 persen, sedangkan Kamboja, Laos, Vietnam, Myanmar, dan Thailand dihajar tarif 36-49 persen. Ini tentu jadi ancaman serius bagi ekspor ASEAN ke pasar Amerika.

Menindaklanjuti diskusi antar pemimpin itu, para Menteri Ekonomi ASEAN akan menggelar pertemuan pekan depan. Agenda utamanya mencari solusi terbaik dan langkah kolektif menghadapi kebijakan sepihak Trump yang dianggap merugikan kawasan.

Baca juga : Pemerintah Utus Tim Lobi ke AS, Negosiasi Kebijakan Tarif Impor Trump

“Insyaallah, Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN minggu depan akan terus membahas masalah ini dan mencari solusi terbaik bagi seluruh negara anggota,” tegas Anwar.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.